Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto mengalokasikan Rp 962 juta dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025 untuk Persid, klub sepak bola Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang berkompetisi di Liga 4.
“Cuma sekarang masih belum bisa direalisasikan, karena (tahun anggaran) baru empat hari. Jai saya berharap Persid menang (jadi juara grup), sehingga anggaran sudah bisa dicairkan pada Februari 2025 dan bisa dipakai untuk kegiatan Liga 4,” Hendy, saat menjamu tim Persid di Pendapa Wahyawibawagraha, Jember, Sabtu (4/1/2025).
Hendy bersyukur Jember dipercaya menjadi tuan rumah pembukaan kompetisi Liga 4 Zona Jatim 2025 oleh PSSI Asosiasi Provinsi Jatim. “Liga 4 ini event istimewa. Kami berharap Persid melaju terus dan bisa menang,” katanya.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jember Edy Budi Susilo juga berharap Persid bisa melaju ke putaran berikutnya sehingga anggaran itu bisa dimanfaatkan untuk mendukung operasional. “Sebenarnya sudah dianggarkan pada 2024. Tapi karena tidak ada Perubahan APBD, akhirnya dianggarkan kembali untuk 2025,” katanya.
Hendy percaya Persid akan melaju. “Kita biasa juara. Kita tempat sang juara. Pertama, kita sudah mendapatkan satu poin dengan (babak awal) kompetisi diletakkan di Jember. Ini rumah kita. Artinya kemenangan di depan mata,” katanya.
“Apapun itu, mau tidak mau, Persid adalah milik warga Jember. Ada 2,6 juta orang Jember yang mendoakan Persid,” kata Hendy lagi.
Hendy berharap Persid bisa menjadi tuan rumah yang baik. Selain Persid, ada tiga klub tergabung di Grup C, yakni Persatuan Sepak Bola Indonesia Lumajang (PSIL), Persatuan Sepak Bola Kota Pasuruan (Persekap), dan Persatuan Sepak Bola Indonesia Probolinggo (Persipro) 1954, yang bertanding pada 4-10 Januari 2025.
“Mereka semua saudara kita. Kita harus tunjukkan sportivitas yang bagus, bermain dengan baik dan cantik, penuh dengan rasa pemaaf, menghargai permainan orang lain. Kita berikan yang terbaik. Kalau lawan kalah, mereka kalah dengan bahagia, dan kita menang dengan kebanggaan bersama dan bahagia,” kata Hendy.
Kemenangan memang menjadi tujuan. Namun Hendy berharap sportivitas dan kerja tim tetap dijaga. “Jangan sampai bermain dengan ego. Lakukan kerja tim yang bagus. Saya berharap disiplin dan fokus. Tidak usah melihat ke mana-mana. Fokusnya menang,” katanya.
“Kalah menang itu hal biasa. Tidak usah ragu. Yang penting tetap disiplin dan kompak satu dengan yang lain. Kerja sama tim wajib hukumnya. Kerja cepat, jangan malas. Masukkan gol sebanyak-banyaknya,” kata Hendy.
Kemenangan di Liga 4 akan mengangkat nama Jember. “Persid berlogo daun tembakau, logo Pemkab Jember. Ini jadi kebanggaan dan motivasi bahwa ‘kami bermental juara dan harus menang’,” kata Hendy.
Status tuan rumah juga dipercaya akan menguntungkan Kabupaten Jember secara ekonomi. “Dengan adanya sepak bola, banyak orang mendapat manfaat. UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), ekonomi akan bergerak, itu karena ada sepak bola,” kata Hendy. [wir]






