Jember (beritajatim.com) – Bupati Jember Hendy Siswanto ingin Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi tuan rumah kontes perkutut nasional pada tahun depan. Kontes perkutut dianggap sebagai bagian dari budaya dan pelestarian lingkungan.
“Kami berharap pada 2024, kontes nasional liga perkutut bisa ditempatkan di Kabupaten Jember. Jangan tanggung-tanggung, jangan sehari dua hari. Kalau bisa seminggu di Jember,” kata Hendy, saat membuka Piala Bupati Liga Perkutut Jawa Timur (LPJT) Putaran Pertama di Lapangan Secaba Jember, Minggu (05/03/2023).
“Kami siapkan tempatnya. Kami mendapat informasi, sudah tepat kalau liga perkutut ditempatkan di Jember. Juri perkutut terbanyak di Jember. Kalau ingin cari juri, silakan datang ke Kabupaten Jember,” kata Hendy.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-jember”]
Alasan kedua, lanjut Hendy, ratusan peternak perkutut ada di Jember. “Tentunya Pemerintah Kabupaten Jember akan membantu peternak-peternak perkutut. Peternak perkutut adalah bagian dari peluang membuka pekerjaan, menggerakkan perekonomian,” katanya.
Hendy mengaku sudah mengecek ke sejumlah hotel kemarin. “Okupansinya 80 persen. Alhamdulillah. Kalau hotel laku, makanannya laku, oleh-olehnya laku. Saya berharap peserta kung mania sebelum pulang, dompetnya dibersihkan di Jember dulu. Beli di semua UMKM. Jangan lupa. Di Jember banyak oleh-oleh, murah dan enak,” katanya.
Pembukaan Piala Bupati sendiri dihadiri Ketua Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (P3SI) Pengurus Wilayah Jawa Timur Gunawan. Dia berterimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini di Kabupaten Jember.
Liga Perkutut Jawa Timur yang akan diselenggarakan dalam 10 putaran. Tujuannya untuk membangkitkan gairah ekonomi mulai dari pengrajin sangkar juga memunculkan potensi para peternak perkutut pemula.
Hendy meminta kepada pengurus P3SI Jember untuk segera menggelar kegiatan serupa. “Di alun-alun boleh, di Jember Sport Garden boleh. Di rumah saya juga boleh kalau perlu,” katanya. [wir/kun]






