Jember (beritajatim.com) – Peringatan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2025 akan menjadi momentum diaktifkannya kembali Bandara Notohadinegoro, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk penerbangan komersial.
Pembukaan kembali Bandara Notohadinegoro ini diumumkan Bupati Muhammad Fawait, dalam pidato pembukaan Grand Carnival Jember Fashion Carnaval, di depan kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Jalan Sudarman, Minggu (10/8/2025) siang.
“Saya sampaikan pada momen siang hari ini, insyaallah, pada tanggal 17 Agustus akan kami buka lagi Bandara Jember dengan penerbangan Jember-Jakarta,” kata Fawait disambut tepuk tangan riuh.
Dengan dibukanya bandara untuk penerbangan komersial ini, Fawait berharap para tamu nasional dan internasional dari Jakarta bisa langsung mendarat di Jember.
“Tidak perlu jauh-jauh lagi. kalau dari Jakarta naik pesawat sampai Surabaya lalu ke Jember kurang lebih 5-6 jam seperti Jakarta Hongkong. Kalau naik kereta api 12-14 jam seperti berangkat umrah ke Tanah Suci,” katanya.
Fawait juga mempromosikan kopi Jember dalam kesempatan itu dengan menyebut Jember sebagai ‘surga kopi Indonesia’. “Saya katakan surga karena hanya Jember lah kabupaten yang memproduksi kopi terbaik sekaligus cokelat yang diekspor ke Jepang, dan memiliki cigar atau cerutu yang diekspor ke seluruh dunia,” katanya. [wir]







1 Komentar
Mantap ada penerbangan ke Jember