Tuban (beritajatim.com) – Wacana bumbung kosong di Pilkada Tuban tampaknya bakal batal. Ini lantaran calon petahana, Aditya Halindra Faridzky atau Mas Lindra sudah mendapatkan lawan.
Pada Pilkada Tuban 2024 nanti, pasangan calon Aditya Halindra Faridzky-Joko Sarwono bakal berhadapan dengan pasangan H. Riyadi-Wafi Abdul Rosyid.
Sebelumnya, saat Aditya Halindra Faridzky menjabat sebagai Bupati Tuban, H. Riyadi merupakan Wakil Bupati. Namun, pada Pilkada mendatang keduanya justru menjadi rival.
Sebetulnya kondisi keduanya ini memang sudah tidak baik-baik saja dari awal, sebab H.Riyadi menjadi Wakil Bupati hanya sebatas ada dan tidak pernah terlihat.
Bahkan, dalam poster maupun flyer kegiatan seolah-olah Kabupaten Tuban hanya memiliki Bupati saja. Sehingga, H.Riyadi nampak kurang populer saat menjabat sebagai Wakil Bupati Tuban.
Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tuban, Zakiyatul Munawaroh bahwa Wakil Bupati sebelumnya boleh mencalonkan diri sebagai Calon Bupati pada Pilkada serentak tahun 2024. Begitu pula Wakil Gubernur boleh mencalonkan diri sebagai Gubernur.
“Itu sudah ada aturannya, yang tidak boleh itu kalau misalkan sebelumnya jadi Bupati kemudian turun mencalonkan sebagai Wakil Bupati itu yang tidak boleh,” ujar Zakiyatul Munawaroh.
Hal ini juga kian menarik, sebab sebelumnya muncul petahana melawan bumbung kosong dikarenakan H.Riyadi dari partai Nasdem tidak bisa mencalonkan karena kekurangan 92 suara.
Namun, saat putusan MK kemarin dan KPU memutuskan untuk mengikuti aturan MK, bahwa partai Nasdem boleh menggandeng partai lain untuk meminta kekurangan dari 92 suara tersebut agar bisa mencalonkan.
“Hari ini Lo dari Partai Nasdem sudah meminta akun Sistem Informasi Pencalonan (Silonkada) untuk mendaftarkan paslonnya,” ujar Zakiya.
Berdasarkan hal itu, akan dijadwalkan pendaftaran paslon dari Partai Nasdem pada 28 Agustus 2024. Sedangkan, paslon dari Partai Golkar akan mendaftar pada tanggal 29 Agustus 2024.
“Tadi juga sudah melakukan simulasi terkait dengan pendaftaran paslon dari Partai Nasdem, kita tunggu besok,” pungkasnya. [ayu/beq]






