Surabaya (beritajatim.com) – Menulis buku yang memiliki muatan sejarah memang mudah mengundang kontroversi. Lebih-lebih jika sejarah yang diangkat memiliki pengaruh besar bagi kehidupan banyak orang.
Bahkan, jika yang ditulis adalah buku fiksi yang kemudian memberikan tafsiran-tafsiran terhadap sejarah. Tidak akan membuat buku tersebut bebas dari kritik dan kontroversi.
Beberapa buku fiksi di bawah ini menjadi sangat kontroversial dan mengguncangkan dunia. Terutama, karena muatan sejarah dan tafsir sejarah di dalamnya yang menyinggung banyak pihak. Apa saja buku-buku tersebut?
Animal Farm karya George Orwell
Animal Farm terbit pertama kali pada 17 Agustus 1945 di Inggris. Novela alegori sekaligus fabel karya George Orwell ini bercerita tentang sekumpulan hewan ternak di sebuah peternakan.
Para hewan ini, di bawah pimpinan para babi, mencoba melakukan pemberontakan dan mewujudkan dunia yang setara, bebas, dan bahagia bagi kehidupan para hewan. Terlepas dari kekangan dan tuntutan para manusia peternak.
Cerita fabel ini menyindir cita-cita sosialis Uni Soviet yang berujung pada kediktatoran dan pemerintahan yang korup. Buku ini pun menuai banyak kontroversi dan dilarang terbit di Uni Soviet era Stalin, juga di Korea Utara dan Kuba.
The Da Vinci Code karya Dan Brown
The Da Vinci Code merupakan novel populer karya Dan Brown yang telah menghasilkan kritik dan kontroversi setelah publikasinya pada tahun 2003. Banyak dari kritikus berpusat pada spekulasi-spekulasi dalam buku tersebut serta mengklaim berbagai representasi keliru terkait aspek-aspek inti Kekristenan dan sejarah Gereja Katolik Roma.
Ada juga kritik tambahan dialamatkan pada berbagai deskripsi yang kurang akurat berkenaan dengan geografi, arsitektur, sejarah, dan seni rupa Eropa.
American Psycho karya Bret Easton Ellis
Sebuah novel yang diterbitkan pada tahun 1991 dengan fokus utama pada Yuppies yang memiliki sifat lelucon di Amerika. Tokoh utama yang ada dalam novel ini, Patric Bateman, merupakan seorang yuppie gila dan seorang pembunuh berantai.
Ketika dirilis novel ini dikecam keras oleh masyarakat sebab dianggap menceritakan kekerasan grafis yang ekstrim serta penyiksaan seksual. Hingga akhirnya sang penulis novel ini, Bret Easton Ellis, menerima surat-surat kebencian juga berbagai bentuk ancaman kematian. Buku ini dilarang untuk orang yang belum memiliki usia diatas 18 tahun.
The Satanic Verses, karya Salman Rushdie
Buku yang diterbitkan pada tahun 80-an ini merupakan salah satu buku paling kontroversial. Pasalnya buku ini menggemparkan kaum Muslim di dunia. Di novelnya yang ke-4 disebut bahwa Rushdie, penulis buku ini sangat menghujat agama tertentu contohnya menyebut Muhammad sebagai Mahound.
Di Venezuela akan dijatuhkan hukuman 15 bulan penjara bagi siapapun yang membaca buku ini. Sementara di Jepang, seorang penerjemah yang terlibat dalam buku ini ditikam sampai tidak bernyawa lagi. Sedangkan di Amerika, buku-buku ini diambil dari rak-rak yang ada di toko buku. [dan/tur]






