Bojonegoro (beritajatim.com) – Penjagaan ketat di dalam dan luar bangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro dari unsur kepolisian dan personil Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim bersenjata lengkap terungkap penyebabnya.
Kepala Lapas Kelas IIA Bojonegoro, Harry Winarca mengungkapkan, bahwa permintaan pengamanan dari pihak kepolisian dan satuan brimob dilakukan setelah ada insiden keributan saat petugas lapas melakukan razia barang terlarang seperti handphone dan narkotika di ruang tahanan.
Keributan terjadi di ruang tahanan Blok A4 dan A5, yang diketahui merupakan blok tahanan khusus kasus penyalahgunaan narkotika. Dalam razia tersebut, petugas menemukan paket narkoba di dalam blok tersebut yang disimpan narapidana (napi) di atap plafon.
“Saat dilakukan pemeriksaan ditemukan ada barang terlarang (paket narkoba), pada saat akan diamankan terjadi perlawanan. Sehingga terjadi keributan,” kata Harry, Kamis (24/7/2025).
Setelah ada keributan antara narapidana dengan petugas lapas yang melakukan razia itu, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Polres Bojonegoro untuk melakukan pengamanan. “Kami langsung berkoordinasi dengan Polres untuk tindakan lebih lanjut,” pungkasnya.
Sebelumnya, puluhan polisi bersama personil brimob bersenjata lengkap melakukan penjagaan di sekitar Lapas yang ada di Jalan Diponegoro. Pengamanan dilakukan sejak sore hingga malam, kemarin. Petugas kepolisian akhirnya membawa sejumlah narapidana yang diduga pemilik paket narkoba tersebut untuk diperiksa lebih lanjut. [lus/ian]






