Kediri (beritajatim.com) – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Kediri menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-VIII di Kampus Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri, Minggu (22/12/2024).
Ratusan kader-kader Ansor se-Kota Kediri berkumpul, mulai dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) hingga Pimpinan Ranting atau tingkat kelurahan.
Hadir dalam acara tersebut Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musyaffa Safril, KH Athoillah Sholahuddin Anwar, Ketua PCNU Kota Kediri, Wali Kota Kediri Terpilih Vinanda Prameswati dan Wakilnya KH Qowimuddin Thoha atau Gus Qowim, dan Forkopimda Kota Kediri.
Ketua PC GP Ansor Kota Kediri Agus H. Izzul Maula Diyaulloh dalam sambutannya membeberkan maksud diselenggarakannya Konfercab VIII.
“Kami mengusung tema Memperkokoh Gerakan Digdaya Ansor Masa Depan. Maksud di balik tema ini adalah menguatkan dan memperkokoh kader-kader Ansor Kota Kediri sehingga mampu menghadapi tantangan masa depan,” jelasnya.
Gus Izzul pun punya harapan kepada kepemimpinan selanjutnya bisa lebih menguatkan kader-kader Ansor dan Banser dengan banyak melakukan inovasi.
“Harapan kami pemimpin selanjutnya bisa meneruskan estafet kepemimpinan dengan baik, memajukan organisasi, meneruskan hal-hal yang baik dan memunculkan ide ide baru,” pesan Gus Izzul.
Ketua PCNU Kota Kediri Abu Bakar Abdul Djalil atau Gus Ab mengucapkan selamat atas terselenggaranya Konfercab VIII GP Ansor Kota Kediri sebagai bukti mampu melakukan regenerasi.
“Khidmah panjenengan pengurus PC GP Ansor Kota Kediri, apa yang telah dilakukan bersama PCNU semoga dicatat sebagai amal kebaikan, amin,” katanya.
Gus Ab juga berpesan kepada seluruh badan otonom khususnya Ansor untuk menjaga dan mengawal ahlu sunnah waljamaah an-nahdliyyah.
Hadir Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur H Musyafa Safril sekaligus membuka gelaran Konfercab VIII GP Ansor Kota Kediri. Dalam sambutannya, Musyaffa mendorong untuk membuat kaderisasi yang anti mainstream.
“Ansor perlu memperbanyak kaderisasi yang tidak mainstream dan tidak biasa. Sehingga bisa diikuti oleh masyarakat umum, utamanya anak-anak muda yang tidak punya akses ke Ansor atau NU,”
Menurutnya, dengan begitu Ansor akan mampu menjawab tantangan masa depan yang lebih kompleks. Musaffa juga berpesan kepada seluruh PC GP Ansor Kota Kediri untuk lebih memperkokoh gerakan sesuai dengan tema Konfercab VIII.
“Maka sebagai kader ansor, sebagai kader muda Nahdlatul Ulama, sikap koherensi, sikap kesolidan satu barisan yang sering kita dengungkan perlu diperkuat,” tandanya.
Acara dilanjutkan dengan sidang-sidang laporan pertanggungjawaban pengurus PC GP Ansor Kota Kediri periode 2020-2024 dan pemilihan ketua baru periode 2025-2029. [ian/aje]






