Malang (beritajatim.com) – Nama Budiar Anwar menjadi calon terkuat dalam bursa Sekda Kabupaten Malang. Hasil seleksi terbuka, nilai seleksi Budiar selaku Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) itu, cukup tinggi.
Dalam seleksi sebelumnya terdapat 5 calon Sekda sebelum akhirnya, tersaring 3 nama calon sekda Kabupaten Malang. Mereka yakni Eko Margianto selaku Kepala Dinas PMD, Kasatpol Firmando Hasiholan Matondang dan Budiar Anwar.
Dari tiga calon tersebut calon kuat yang terpilih adalah Budiar Anwar, selain yang lolos seleksi dan memenuhi syarat, Budiar-panggilan akrabnya juga sangat dekat dengan Bupati Malang, HM Sanusi.
Menanggapi hal itu, pemerhati Pemerintahan di Malang Raya Zuhdy Achmadi berharap, terpilihnya Budiar Anwar sebagai Sekda Kabupaten Malang bisa mengakomodasi semua kepentingan internal OPD-OPD di Kabupaten Malang.
Jabatan sekda tidak hanya soal kepandaian, tapi lebih kepada sikap kepribadian atau attitude. Lebih penting lagi, soal hubungan dengan eksternal termasuk dengan teman-teman jurnalis.
“Meski sudah ada proses seleksi namun hak prerogatif Sekda itu tetap di tangan Bupati karena bisa bekerjasama dan ber-sinergi,” tegasnyaa, Rabu (17/9/2025).
Kata Zuhdy, sekda terpilih juga harus bisa menanggalkan sikap dan perilaku eksklusif agar bisa merangkul semua elemen, baik internal maupun eksternal di Pemkab Malang.
Sementara itu, Budiar Anwar mengaku belum mendengar terkait dirinya calon kuat Sekda karena belum mendapat kabar langsung dari pimpinan.
” Yang jelas saya tergantung, mengikuti dan serahkan kepada pimpinan, bila dipercaya saya berusaha memajukan Kabupaten Malang,” ucapnya. (yog/ted)






