Ponorogo (beritajatim.com) – Jelang liburan tahun baru ini, peternak mentok di Kabupaten Ponorogo ketiban berkah. Pasalnya, hewan unggas bernama ilmiah Cairina Moschata ini, banyak diburu warga. Unggas penghasil daging ini, kerap dijadikan menu lauk ditambah dengan nasi hangat saat mayoran (makan-makan-red) di tingkat rukun tetangga (RT) di bumi reog.
“Sudah menjadi kebiasaan, kalau jelang tahun baru ini banyak yang beli mentok, buat mayoran saat malam tahun baru gitu,” kata salah satu peternak Mentok asal Kecamatan Sampung, Ria Widyanti, Senin (26/12/2022).
Ria menyebut permintaan mentok ini sudah meningkat sejak seminggu yang lalu. Jika hari-hari sebelum-sebelumnya dirinya hanya bisa menjual 1 ekor per harinya, kini bisa mencapai 4-5 ekor. Dia memperkirakan tingginya permintaan mentok ini masih terjadi hingga H-1 tahun baru atau 31 Desember nanti. “Mentok kan jenis unggas yang banyak menghasilkan daging, biasanya dimasak rica-rica,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”libur-nataru”]
Banyaknya permintaan ini pun berpengaruh pada harga mentok yang menjadi naik. Kenaikan signifikan terjadi pada mentok basong (mentok jantan), jika sebelum momen jelang tahun baru diharga Rp 90-100 ribu, kini harganya bisa mencapai Rp 150-180 ribu per ekornya.
“Untuk mentok muda ataupun mentok tua naiknya tidak signifikan, paling cuma naik Rp 10 ribu per ekor. Namun, kalau mentok basong bisa naik hingga Rp 50 ribu lebih,” kata perempuan yang berumur 30 tahun ini.
Hal senada juga diungkapkan peternak mentok lainnya yang bernama Nuryasin. Laki-laki berumur 50 tahun ini mengaku permintaan mentok ini sudah meningkat sejak seminggu yang lalu. Pembelinya, kata Nuryasin kebanyakan anak-anak muda atau remaja. Biasanya dimasak bareng-bareng di malam pergantian tahun. “Saya sudah jadi langganan, ada yang datang langsung ke rumah, ada yang pesan lewat whatsapp,” katanya.
Para pemuda ini, kata Nuryasin lebih memilih beli ke peternak di rumah-rumah daripada beli di pasar. Sebab, harganya lebih murah jika membeli di peternak rumahan. Jika di pasar, satu ekor mentok jantan bisa mencapai Rp 200 ribu.
“Pasti lebih murah beli di peternak rumahan, harganya bisa dibawah Rp 200 ribu per ekor. Makanya pemuda yang biasa mayoran masak mentok langsung pesan lewat whatsapp dan sudah paham harganya,” pungkas Nuryasin yang saat ini memiliki 100 ekor mentok ini.(end/kun)






