Madrid (beritajatim.com) – Kepergian Carlo Ancelotti ternyata bagian dari revolusi Real Madrid mulai musim depan. Bagaimana tidak. Kapten sekaligus gelandang veteran Luka Modric juga mengikuti jejak Ancelotti. Real memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya yang habis bulan depan.
Praktis, jornada pemungkas LaLiga melawan Real Sociedad Sabtu malam bakal jadi laga terakhir Modric. Kebetulan, laga bakal dimainkan di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid. Real juga telah menyiapkan tribut khusus bagi Modric dan Ancelotti.
Kepergian gelandang 39 tahun tersebut cukup mengejutkan. Sebab, pekan lalu masih beredar kabar bahwa Real mempertimbangkan memperpanjang kontraknya semusim lagi. Modric juga sangat berharap bisa bertahan. Tetapi, semuanya berbalik 180 derajat hanya dalam 24 jam terakhir.
“Saatnya telah tiba. Momen ini sangat tidak ku inginkan. Tetapi, inilah sepakbola. Berkostum Real mengubah hidup dan caraku menyikapi sepak bola. Aku sangat bangga bisa memperkuat tim terbaik. Selamanya aku akan menjadi pendukung setia Real. Hala Madrid y nada Mas!” bunyi nukilan surat perpisahan Modric.
Pemenang Ballon d’Or 2018 tersebut berkostum Real sejak musim 2012–2013. Modric telah memenangi segalanya bersama Los Merengues. Mulai dari LaLiga, Copa del Rey, Supercopa de Espana, Liga Champions, Piala Super Eropa, hingga Piala Dunia Antarklub. Total, Modric mengoleksi 28 trofi bersama Real.
Laga kontra Sociedad akan menjadi yang ke-591 bagi Modric bersama Real. Dia telah mengoleksi 43 gol dan 95 assist di 590 laga sebelumnya. (dio)






