Sampang (beritajatim.com) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang menyalurkan anggaran sebesar Rp 500 juta yang bersumber dari APBD 2025 guna menangani perbaikan di sejumlah titik rawan bencana.
Setidaknya ada 17 lokasi yang masuk dalam daftar perbaikan infrastruktur penanggulangan bencana. Dari jumlah tersebut, 10 titik sudah mulai dikerjakan.
Kepala Pelaksana BPBD Sampang, Candra Ramadhani Amin, menegaskan bahwa tujuh titik sisanya akan segera menyusul.
“Sebagian besar sudah berjalan. Saat ini sekitar 10 lokasi dalam proses pengerjaan, sementara sisanya akan segera dimulai,” ujar Candra saat dikonfirmasi, Rabu (16/7/2025).
Candra menjelaskan, pekerjaan di setiap lokasi disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak di lapangan. Beberapa perbaikan meliputi pembangunan plengsengan, perbaikan jembatan, hingga penguatan bahu jalan atau kebing jalan.
“Anggaran tiap titik berbeda-beda, tergantung kebutuhan. Namun rata-rata berkisar antara Rp 25 juta hingga Rp 50 juta,” paparnya.
Dengan progres perbaikan yang kini sudah melampaui 50 persen, BPBD Sampang optimistis seluruh proyek dapat rampung dalam kurun waktu kurang dari dua bulan.
Pihaknya juga memastikan seluruh kegiatan pengawasan tetap berjalan ketat melalui monitoring langsung di lapangan dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
“Pengawasan tetap berjalan. Kami pastikan setiap kegiatan dipantau dengan baik,” tegasnya.
Langkah ini diharapkan mampu meminimalisir risiko bencana, sekaligus meningkatkan keselamatan warga di kawasan rawan bencana di Kabupaten Sampang. (sar/ted)






