Pamekasan (beritajatim.com) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Amin Jabir mengimbau masyarakat di wilayah perkotaan, agar selalu waspada terhadap bencana alam, khususnya bencana banjir.
Terlebih dalam sehari terakhir, intensitas hujan relatif tinggi dibanding hari-hari sebelumnya. Apalagi kondisi aliran sungai juga mengalami ketinggian signifikan akibat curah hujan di wilayah pantura.
“Kami imbau kepada masyarakat perkotaan, khususnya di tiga jalur sungai hulu, mulai dari kali kaloang, sumber payung, untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata Amin Jabir.
Terlebih kondisi aliran sungai saat ini masih dalam status siaga, serta memungkinkan terjadi bencana banjir. “Karena itu kami selalu berharap agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”bpbd-pamekasan”]
“Namun tentu saja kami sangat berharap aliran sungai ini nantinya tidak meluap dan tidak terjadi banjir, khususnya di wilayah perkotaan seperti sebelumnya,” harapnya.
Berdasar data BPBD Pamekasan, intensitas hujan deras yang melanda wilayah Pamekasan, dan sekitarnya, mengakibatkan 30 kejadian bencana di wilayah setempat.
Dari 30 kejadian bencana akibat cuaca ektrem tersebut, meliputi peristiwa dengan tiga katagori berbeda. Meliputi bencana angin kencang di 7 titik berbeda, sekitar 10 kejadian bencana banjir, serta 13 kejadian lainnya berupa tanah longsor. [pin/kun]






