Pamekasan (beritajatim.com) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Amin Jabir mengimbau masyarakat untuk saling membantu dan menjaga agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Hal tersebut disampaikan disela kegiatan Apel Kesiapsiagaan Bencana di Lapangan Nagara Bhakti, Kompleks Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Pamekasan, Selasa (25/10/2022).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin didampingi Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto, Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf Ubaydillah, serta seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
“Seperti kita ketahui bersama bahwa untuk bencana tentunya tidak bisa kita prediksi, sehingga kita harus selalu bersama untuk saling membantu dan menjaga mengantisipasi berbagai kemungkinan yang ada,” kata Kepala BPBD Pamekasan, Amin Jabir.
[berita-terkait number=”3″ tag=”bpbd-pamekasan”]
Sebagai langkah antisipatif, pihaknya juga berencana untuk mendirikan sejumlah posko di berbagai titik bencana di wilayah setempat. “Untuk itu, kami akan mendirikan posko di beberapa titik yang diperkirakan rawan bencana alam,” ungkapnya.
“Dari itu, kami mengimbau sekaligus meminta peran serta masyarakat, terutama mereka yang berada dan berdekatan dengan titik yang sering terjadi bencana, agar selalu menginformasikan kepada kami, sekaligus selalu menjaga lingkungan sekitar,” imbaunya.
Untuk diketahui, terdapat sedikitnya tiga jenis bencana alam yang biasa terjadi di kabupaten Pamekasan, khususnya pada musim penghujan seperti tahun sebelumnya.
Jenis bencana tersebut hampir tersebar di 13 kecamatan berbeda di kabupaten Pamekasan. Mulai dari bencana angin kencang maupun puting beliung, bencana longsor hingga bencana banjir atau luapan air akibat intensitas hujan. [pin/but]






