Sampang (beritajatim.com) – Sekitar gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sampang diduga kerap digunakan untuk pesta minuman keras (miras). Pasalnya, gedung tersebut dalam kondisi sepi dan tidak berfungsi.
Kejadian itu, membuat warga yang berada di sekitar gedung Deskranasda, Kampung Aji Gunung, Kelurahan Gunung Sekar, resah dan khawatir. Karena pesta miras tersebut hampir berlangsung setiap malam.
[berita-terkait number=”5″ tag=”miras”]
Salah satu warga Aji Gunung inisial AF mengatakan, dugaan pesta miras dan aksi percumbuan itu memanfaatkan area kosong di belakang gedung Dekranasda. “Saya sering melihat sepasang kekasih berduaan di belakang gedung Dekranasda, karena tempatnya gelap,” katanya, Jumat (21/5/2021).
Selain aksi mesum, pihaknya sering melihat pasangan muda-mudi dan kelompok remaja sedang pesta minuman keras. Sedangkan, lokasi area belakang Dekranasda tidak ada penerangan serta rawan menjadi tempat tindakan asusila.
Ada beberapa bekas botol miras merk anggur merah dan topi miring, vodka yang ditemukan AF di lokasi itu. “Saat tengah malam, saya selalu memergoki muda-mudi pesta miras. Bahkan, sering menemukan botol-botol sisa miras,” imbuhnya.
Terpisah, Kasi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Pengamanan dan Penegakan Perda, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang, Mohamad Suharto berjanji akan menindaklanjuti laporan yang diterima terkait dugaan pesta miras dan aksi mesum di area gedung Dekranasda. “Siap kami tindaklanjuti, Mas. Dan segera kami laporkan kepada atasan,” katanya. [sar/suf]






