Magetan (beritajatim.com) – Tingkat keterisian tempat tidur di RSUD dr Sayidiman kini melandai. Total sempat sentuh angka 55 persen. Meski kini naik di 58 persen. Total kini ada 119 bed yang disesdiakan untukperawatan pasien Covid-19.
Bed occupation rate mencapai 84 persen dari 119 total bed yang ada di RSUD Sayidiman pada akhir Juni lalu. ‘’Dan yang kini dirawat termasuk pasien probabel, suspek, dan konfirm,’’ ungkap drg. Ratnawati, Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD Sayidiman.
RS di jalan Pahlawan 2 Magetan itu sebelumnya hanya memiliki BOR 38 persen pad awal bulan Juni. Namun, menjelang akhir bulan Jkni BOR naik sampai 84 persen. Ratna membenarkan kalau pihaknya pun mengantisipasi lonjakan pasien. Yakni dengan memaksimalkan jumlah bed.
‘’Hanya untuk pasien dengan kebutuhan perawatan karena kondisinya yang sudha mengarah ke gejala berat,’’ katanya.
UNtuk pasien dengan gejala sedang maupun ringan dipersilakan menjalani isolasi mandiri di Mess Bromo, Puskesmas Rejomulyo, atau rumah masing-masing jika masih memungkinkan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”covid-magetan”]
Sehingga, bed di rumah sakit masih bisa dimaksimalkan untuk yang masih menjalani perawatan. ‘’Untuk pasien yang menjalani perawatan ini pun dinamis, sehingga kami masih bisa menyesuaikan jika ada pasien rujukan dari puskemas,’’ katanya.
Selain itu sebnayak 11 ekstra bed standar ruang isolasi sudah disiapkan. Yakni dengan hemofiltration, exhaust, dan ruangan chiller. Jumlah tersebut sudah cukup efektif dengna kondisi pasien yang bisa berubah. Baik sudah sembuh ataupun karena meninggal dunia. ‘’Jadi tadinya 98 dimaksimalkan jadi 119,’’ katanya. [fiq/but]






