Surabaya (beritajatim.com) – Desakan suporter Persebaya Surabaya agar Dejan Tumbas dikembalikan ke posisi striker murni ditanggapi pelatih Eduardo Perez. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan fleksibilitas Tumbas sebagai nilai tambah tim. “Dejan seperti banyak pemain di tim, dia bisa bermain di berbagai posisi,” tegas Edu, Jumat (14/8/2025).
Pelatih berusia 47 tahun ini mengaku bersyukur memiliki pemain serba bisa seperti Tumbas. “Jika Anda punya pemain yang bisa beradaptasi di semua posisi dengan performa baik, tentu itu keuntungan besar,” imbuhnya.
Komentar ini muncul usai Persebaya tumbang dari PSIM Yogyakarta di laga pembuka Super League 2025/2026. Kekalahan itu memicu kritik, terutama pada lini serang yang dinilai tumpul.
Bonek, suporter Persebaya, mendesak Tumbas dikembalikan ke posisi striker murni. Statistik mendukung desakan ini: 21 gol dan 8 assist dari 145 penampilan. Meski kerap diposisikan di tempat berbeda, banyak yang yakin insting golnya bisa menjadi solusi. (way/kun)






