Ponorogo (beritajatim.com) – BKPSDM Ponorogo bakal memanggil 2 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang membolos saat hari pertama masuk, pasca cuti bersama lebaran usai, pada hari Rabu (26/4) kemarin.
Ya, 2 ASN yang mangkir alias tidak masuk tanpa keterangan itu, diketahui lewat monitoring presensi aplikasi Jathilan. Pemanggilan itu dilakukan untuk dimintai keterangan penyebab kedua ASN tersebut tidak kerja, pada hari pertama masuk, usai cuti bersama lebaran.
“Rencananya besok akan kita panggil 2 orang, yang hari pertama masuk kemarin membolos atau tidak hadir tanpa keterangan. Kita lakukan konfirmasi alasannya, termasuk mengecek berapa lama bolosnya,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ponorogo, Andy Susetyo, Kamis (27/04/2023).
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 94 tahun 2021 tentang disiplin ASN, maka kedua ASN tersebut berpotensi untuk mendapatkan sanksi. Dimana pemberian sanksi tentu sudah diatur dan sesuai dengan tingkat pelanggarannya. Andy menjelaskan, jika ada ASN yang tidak masuk tanpa keterangan selama 1-3 hari berturut-turut, akan diberikan teguran lisan. “Kita cari tahu penyebabnya apa, baru nanti kaitkan dengan PP 94/2021,” katanya.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/ini-alat-kontrasepsi-paling-banyak-diminati-warga-jatim/
Dia memastikan jika kedua ASN yang bolos itu, Tunjangan Kinerja (Tukin) atau Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) akan terpotong secara otomatis. Sebab, yang bersangkutan tidak mengisi aktivitas pada penilaian. Dimana itulah yang menjadi dasar pemberian Tukin atau TPP. “Akan terpotong otomatis lewat aplikasi Jathilan untuk Tukin atau TPP-nya,” pungkasnya.
Untuk diketahui, berdasarkan monitoring presensi aplikasi Jathilan yang dilakukan oleh BKPSDM Ponorogo, tercatat ada 20 ASN yang tidak masuk kerja dalam haru pertama masuk usai libur cuti bersama Lebaran. Dari jumlah itu, rinciannya, sebanyak 13 orang tidak masuk karena izin sakit, 5 orang isin cuti dan sisanya 2 orang tidak masuk kerja tanpa keterangan. (end/kun)






