Gresik (beritajatim.com) – Bolone Mas Gibran Jawi Wetan Gresik, kelompok relawan pendukung Gibran Rakabuming Raka menggelar tasyakuran dan doa bersama pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal batas usia minimal capres-cawapres.
Seperti diberitakan, MK mengabulkan sebagian dari permohonan uji materi Pasal 169 huruf q UU Pemilu mengenai batas usia minimal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Dalam putusannya, MK menyatakan batas usia minimal capres dan cawapres menjadi 40 tahun atau pernah/sedang berpengalaman sebagai kepala daerah hasil pemilihan umum.
Putusan tersebut dinilai memberikan celah bagi Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka yang juga putra sulung Presiden Joko Widodo untuk ikut tampil dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
BACA JUGA:
Dewan Gresik Usulkan Pengalihan Arus Titik Rawan Kemacetan dan Laka
Korda Pantura Relawan Bolone Mas Gibran Jawi Wetan Gresik, Adi Sarminto, menuturkan, putusan MK tentu menjadi kabar baik bagi rakyat Indonesia. khususnya bagi kaum milenial. Sebab, dengan putusan tersebut sangat mungkin tokoh muda potensial di Indonesia seperti Gibran untuk menjadi capres atau cawapres.
“Kami menilai sosok Mas Gibran yang kini menjabat sebagai Wali Kota Solo sudah mumpuni untuk tampil dalam skala nasional. Selama menjadi Wali Kota Solo Mas Gibran juga memiliki rapor yang bagus,” tuturnya, Selasa (17/10/2023).
Ketua relawan Bolone Mas Gibran Jawi Wetan, Anugerah Buyung Ilmawans menerangkan, tasyakuran ini diikuti 400 perwakilan relawan dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik.
BACA JUGA:
Jelang Pemilu Serentak, Polres Gresik Gelar Lat Praops Mantab Brata
“Begitu mendengar berita bahwa Mas Gibran memungkinkan untuk maju dalam Pilpres 2024 maka dengan spontan kami melakukan sujud syukur,” ungkapnya.
Sementara Alfin, mahasiswa Gresik yang hadir dalam acara tersebut mengaku merasakan pengalaman yang luar biasa dalam kontestasi politik 2024 ini. Dia berpandangan, ada anak muda seperti Gibran berani menggengam mimpi menjadi pemimpin Republik Indonesia.
“Gagasan-gagasan atau misi dan visi Mas Gibran sebagai anak muda akan menjadi inovasi baru dan sangat relevan jika diimplementasikan saat ini karena anak muda adalah salah satu pilar masa depan bangsa,” pungkasnya. [dny/beq]






