Surabaya (beritajatim.com) – BPBD Surabaya melanjutkan pencarian bocah tenggelam di Sungai Jalan Karah besok, Senin (26/06/2023) pagi. Perlu diketahui, kakak beradik berumur 2 dan 3 tahun bernama Latif dan Sinta tenggelam di Sungai Jalan Karah saat kakaknya BT membeli bakso.
Kepala BPBD Kota Surabaya, Laksita Rini mengatakan, karena keterbatasan pencahayaan, petugas gabungan sepakat agar melanjutkan pencarian pada esok hari pukul 07.00 pagi.
“Karena hari sudah malam jadi kita lanjutkan esok hari. Namun, kita disini mendirikan posko pengaduan dan dua perahu berjaga-jaga mungkin ada warga yang melihat korban S,” ujar Laksita Rini di lokasi kejadian.
Rini menjelaskan jika esok petugas gabungan akan memperluas jangkauan hingga bawah tol Surabaya-Porong. Pihaknya bersama tim gabungan akan melakukan penyelaman dan penguraian eceng gondok agar pencarian korban efektif.
“Semoga besok bisa ketemu. Kita usaha yang terbaik,” imbuh Rini.
Rini mengimbau kepada warga sekitar Jalan Karah, Jambangan, dan Kedurus apabila melihat korban bisa langsung menghubungi 112 atau melapor ke petugas posko.
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, dua balita di Surabaya berumur 2 dan 3 tahun tenggelam di Sungai Jalan Karah, Minggu (25/06/2023) sore. Dari informasi yang dihimpun Beritajatim, kedua anak tersebut mendekati sungai dengan menggunakan sepeda kecil saat ditinggal beli bakso oleh kakak salah satu bocah.
BACA JUGA:
Kakak Beli Bakso, Balita Tenggelam di Sungai Karah Surabaya
Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Buyung Hidayat menjelaskan jika dari rekaman CCTV, kedua korban tampak mengendarai sepeda ke arah sungai. Petugas pun menemukan sepeda kecil yang digunakan oleh keduanya di sekitar sungai.
“Dari keterangan kakak salah satu korban, saat itu kedua anak sedang bermain pasir. Lalu ditinggal kakaknya beli bakso. Saat sudah kembali, kedua anak sudah tidak ada,” ujar Buyung Hidayat.
Sementara itu, Kapolsek Karang Pilang, Kompol A Risky Fardian mengatakan jika pihaknya telah menerima laporan. Saat ini petugas gabungan sedang mencari satu anak yang berjenis kelamin perempuan.
“Yang satu laki-laki sudah ditemukan 100 meter dari lokasi diduga tenggelam. Saat ini petugas sedang mencari yang satu,” ujar Risky. [ang/but]






