Surabaya (beritajatim.com) – Bocah 6 tahun berinisial FN meninggal dunia usai tenggelam di kolam renang rumahan milik neneknya sendiri di Jalan Gadel Sari Praja no 28, Kamis (09/02/2023). Kolam renang dengan ukuran luas 4m x 4m dengan kedalaman 50cm tersebut biasa disewakan dengan harga Rp 2 ribu perjam.
Kapolsek Tandes, Kompol Danu Anindito mengatakan jika korban saat itu sedang berenang bersama 3 teman sebayanya. Berselang satu jam, teman korban sudah tidak melihat keberadaan FN. “Dia itu berempat berenang dengan teman temannya tidak didampingi orang tua. Anak kecil kecil itu. Selang satu jam, teman teman 3 orang ini, tidak melihat dia (korban). Terus minta tolong,” kata Kapolsek Tandes Kompol Danu Anindito saat dikonfirmasi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tenggelam”]
Setelah dilakukan pencarian oleh petugas kolam, korban ditemukan tenggelam dan dalam kondisi lemas. FN sempat dilarikan ke klinik Nur Hidayah, Jalan Balongsari Tama untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun sayang, nyawa korban melayang terlebih dahulu.
“Kami lantas menerima laporan dan melakukan penyelidikan dan memanggil pemilik kolam yang merupakan nenek korban serta orang yang membantu mengevakuasi korban,” imbuh Danu.
Sementara disinggung status kolam tersebut, Danu menjelaskan bahwa kolam tersebut seperti kolam ikan di depan rumah tapi dijadikan kolam renang buat anak-anak. “Saya lihat dokumentasinya itu, kayak kolam ikan di depan rumah, tapi dijadikan kolam renang buat anak anak,” tegasnya. (ang)






