Surabaya (beritajatim.com) – Kasus pencabukan anak di bawah umur kembali terjadi di Kota Surabaya. Kali ini NR (49) tukang odong-odong tega mencabuki RM (11) yang tak punya orangtua dan hanya bersama neneknya di Surabaya.
Kanit PPA Pokrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni kepada beritajatim.com menjelaskan, korban kini ketagihan seks usai dicabuli tukang odong-odong.
“Pelaku mencabuli anak kecil dengan menunjukkan film adegan dewasa. Usai mempertontonkan film dewasa, pelaku langsung melakukan aksi bejatnya,” katanya.
Bahkan aksi bejat RM kepada anak kecil ini dengan tega melampiaskan nafsunya layaknya adegan porno di film yang dia tonton.
“Pelaku mengangkat korban di kap mobil dan melakukan aksi itu di mobil. Kayak di film dewasa gitu,” ujarnya.
Kini korban RM pun harus dititipkan ke panti rehabilitasi lantaran ketagihan melakukan adegan dewasa.
[berita-terkait number=”4″ tag=”cabul”]
AKP Ruth Yuni mengaku khawatir akan kondisi korban yang nampak tak bisa menahan nafsunya jika melihat laki-laki.
“Korban sudah di panti rehabilitasi. Korban kayak ketagihan, padahal kalau ditanya apa yang dirasakan korban saat gitu (melakukan aksi dewasa), korban tidak tahu,” tandasnya.
Sementara pelaku sendiri diamankan petugas saat pulang ke rumah kosnya. Pelaku yang saat itu sedang terlelap tidur pun diringkus petugas PPA yang terjun bersama tim reserse. [man/but]






