Surabaya (beritajatim.com) – Tutuk (25) asal Jalan Kramat, Surabaya harus merasakan bogem mentah massa usai ketahuan membobol rumah kosong di Perum Gunungsari Indah, Minggu (06/03/2022) sekitar pukul 23.00 WIB. Ia yang ketahuan langsung dibekuk oleh Forum keamanan terpadu (FKT) Perum Gunungsari Indah dan diserahkan ke polisi.
Supri (32), warga sekitar menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat FKT melakukan patroli keliling di perumahan tersebut. Saat melintas di rumah Blok AB, warga curiga lantaran pintu rumah tersebut terbuka. Padahal, tetangga mengetahui jika pemilik rumah sedang pulang kampung. “Kami curiga karena pemilik rumah pulang kampung. Pas sudah mau mendekat terlihat ada orang kabur,” ujar Supri, Senin (07/03/2022).
Supri menambahkan, warga melihat pelaku melarikan diri ke arah belakang komplek dan mencoba menyeberang sungai. “Pelaku dapat diamankan oleh keamanan setempat yang tergabung dalam forum keamanan terpadu (FKT) dan warga, bersama barang bukti linggis yang digunakan untuk mencongkel pintu,” terang saksi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pencurian”]
Selain membobol rumah, Tutut merupakan pelaku pencurian dua kotak amal di Masjid Abu Adenan Perum Gunungsari Indah pada Jum’at (4/3/2022) malam, yang sempat terekam cctv setempat.
“Pada Jum’at siang, Bapak Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan, berkunjung dan sholat Jum’at bersama disana, malamnya kotak amal dicuri oleh pelaku dan temannya,” tambah saksi.
Warga dan keamanan setempat yang mengenal pelaku dari rekaman cctv itu, setelah dilakukan intrograsi diakui sehingga dilakukan pencarian barang bukti disekitar lokasi. “Pelaku mengakui bahwa yang mencuri dua kotak amal di Masjid Abu Adenan dirinya dan satu temannya, lalu warga dan keamanan mencari kotak amal yang dibuang di sekitar tempat pelaku diamankan,” paparnya lebih lanjut.
Saksi memaparkan lebih lanjut, untuk meminimalisir terjadinya tindak kriminal di lingkungannya, sejak dibentuk Forum Keamanan Terpadu (FKT) yang diresmikan oleh Kapolwiltabes Ike Edwin Pada 24 Februari 2010 itu, terus dilakukan patroli bersama.
“Sejak diresmikannya FKT itu oleh Kapolwiltabes Bapak Ike Edwin, kami ini selalu melakukan patroli bersama, ya tujuannya jelas untuk menjaga keamanan lingkungan,” pungkas saksi yang menyatakan kepala keamanan setempat adalah anggota Polisi aktif yang bertugas di Polrestabes Surabaya.
Untuk dilakukan proses hukum, warga setempat menyerahkan pelaku ke Polsek Karang Pilang, untuk dilakukan pengembangan penangkapan terhadap teman pelaku. (ang/kun)






