Surabaya (beritajatim.com) – Masyarakat di wilayah Ngawi, Magetan, dan Ponorogo diminta untuk lebih waspada terhadap potensi hujan ringan yang diperkirakan akan terjadi pada pagi hari, Sabtu 17 Mei 2025. Informasi ini disampaikan oleh prakirawan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, S.Tr., yang menyebut bahwa ketiga wilayah ini akan mengalami kondisi cuaca yang cukup bervariasi sepanjang hari.
“Secara umum, pagi hari akan diawali dengan hujan ringan di Ngawi dan Magetan, sementara Ponorogo cenderung hanya berawan,” ujar Oky saat dikonfirmasi, Jumat (16/5/2025).
Ia juga menambahkan bahwa kondisi cuaca ini masih dalam kategori aman, namun tetap perlu diantisipasi oleh masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan.
Ngawi
Di wilayah Ngawi, hujan ringan diperkirakan turun sekitar pukul 06.00 WIB. Langit kemudian akan berawan dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Memasuki pukul 18.00 WIB, cuaca mulai membaik dan langit akan cerah berawan, lalu berlanjut menjadi cerah total pada pukul 21.00 WIB.
Suhu udara di Ngawi berkisar antara 23 hingga 28 derajat Celcius, dengan kelembaban yang cukup tinggi, yaitu 81 hingga 97 persen. Angin diperkirakan bertiup dari arah Timur dengan kecepatan sekitar 6,8 km/jam.
Magetan
Kondisi serupa juga akan terjadi di Magetan. Hujan ringan diprediksi mengguyur pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB. Setelah itu, langit akan terus berawan hingga pukul 18.00 WIB. Cuaca baru benar-benar cerah pada malam hari pukul 21.00 WIB.
“Magetan memiliki suhu yang lebih sejuk dibandingkan Ngawi, yakni antara 22 hingga 26 derajat Celcius. Angin bertiup dari arah Selatan dengan kecepatan 8,8 km/jam,” ungkapnya. Tingkat kelembapan di Magetan berkisar antara 80 hingga 94 persen.
Ponorogo
Ponorogo diperkirakan tidak mengalami hujan, namun cuaca akan berawan sejak pagi pukul 06.00 WIB hingga sore pukul 15.00 WIB. Meski sempat cerah berawan pada pukul 18.00 WIB, langit akan kembali berawan pada malam harinya.
“Untuk Ponorogo, suhu udara antara 22 hingga 28 derajat Celcius dengan kelembaban 78 sampai 95 persen. Angin bertiup dari Tenggara dengan kecepatan 7,6 km/jam,” kata Oky.
Lebih lanjut, Oky mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas. BMKG Juanda juga mengimbau warga untuk terus memantau pembaruan cuaca melalui kanal resmi BMKG agar selalu mendapatkan informasi yang akurat dan terkini. (mnd/but)






