Surabaya (beritajatim.com) – Memasuki akhir pekan, cuaca di sejumlah wilayah Jawa Timur bagian barat seperti Ngawi, Magetan, dan Ponorogo diprediksi akan mengalami hujan dan cuaca berawan sepanjang hari.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh prakirawan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, S.Tr., yang menjelaskan bahwa masyarakat perlu waspada terhadap perubahan cuaca yang cukup signifikan.
“Untuk wilayah Ngawi, hujan ringan akan terjadi pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB,” ujar Oky saat memberikan keterangan prakiraan cuaca.
Setelah itu, cuaca akan berubah menjadi berawan mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Memasuki sore hari, langit diprediksi akan sedikit cerah meski masih berawan, dan malam harinya diselimuti kabut.
Suhu di wilayah ini berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celcius dengan kelembaban mencapai 98 persen. Angin bertiup dari arah Barat Laut dengan kecepatan 5,1 km/jam.
Berbeda dengan Ngawi, wilayah Magetan justru diperkirakan akan mengalami cuaca yang lebih ekstrim.
“Hujan dengan intensitas sedang akan mengguyur Magetan mulai pukul 06.00 WIB dan bahkan disertai petir hingga siang hari,” jelas Oky.
Cuaca akan mulai mereda pada pukul 15.00 WIB dengan langit berawan, lalu berubah menjadi cerah total saat malam tiba, mulai pukul 18.00 WIB hingga 21.00 WIB. Suhu udara di Magetan cukup sejuk, yaitu antara 22 hingga 27 derajat Celcius, dengan tingkat kelembaban antara 83 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah Tenggara dengan kecepatan 6,1 km/jam.
Sementara itu, Ponorogo akan mengalami hujan ringan di pagi hari pukul 06.00 WIB. Setelah itu, kondisi langit akan didominasi awan dari pukul 09.00 sampai 15.00 WIB. Kemudian, akan ada kabut tipis pada sore hari dan kembali berawan saat malam.
Suhu di wilayah ini diperkirakan berada di kisaran 23 hingga 30 derajat Celcius. Kelembaban udara mencapai 99 persen dan angin bertiup dari arah Barat dengan kecepatan 8,9 km/jam.
BMKG mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan.
“Kami sarankan untuk selalu memantau informasi cuaca dari kanal resmi BMKG, agar dapat merencanakan kegiatan dengan lebih aman,” pungkas Oky.(mnd/ted).






