Surabaya (beritajatim.com) – Satu lagi e-commerce akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) yang akan memulai penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada November nanti.
Blibli akan melantai dengan nama saham BELI ini akan melepas sekitar 17,751 miliar saham dengan rentang hargabyang ditawarkan ke masyarakat sekitar Rp 410 hingga Rp 460 per lembarnya.
Dana hasil IPO yang ditargetkan bisa mencapai Rp 8,1 triliun akan digunakan sebagian untuk pembayaran saldo utang fasilitas. Sisanya akan dialokasikan sebagai modal kerja dalam mendukung kegiatan usaha utama dan pengembangan usaha.
Masa penawaran awal atau bookbuilding akan dilaksanakan mulai hari ini 17 Oktober 2022 hingga 24 Oktober 2022.
“Untuk rencana aksi korporasi ini, kami telah menunjuk PT BCA Sekuritas dan PT BRI Danareksa Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek (Joint Lead Underwriters),” beber CEO & Co-Founder Blibli, Kusumo Martanto.
Dikatakan, melantainya Blibli di BEI tak terlepas dari kinerja perusahaan yang terus tumbuh. Blibli sendiri juga memiliki ekosistem bisnis yakni e- commerce Blibli, online travel agent online, Tiket.com.serta Supermarket Ranch Market.
[berita-terkait number=”4″ tag=”IPO”]
Menurut Kusumo, kinerja perusahaan saat ini tumbuh dengan pesat. Dimana pendapatan netto pada periode semester pertama tahun 2022 tercatat sebesar Rp 6,7 triliun. Yakni tumbuh 124% dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba bruto perseroan pada periode semester pertama tahun 2022 tercatat meningkat 148% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Tahun 2021, jumlah pelanggan institusi baik pemerintah maupun swasta juga meningkat dari 80.783 pelanggan menjadi 153.089 pelanggan,” tandasnya.[rea]






