Malang (beritajatim.com) – Badan Intelijen Negara (BIN) terus menggencarkan vaksinasi di Kota Malang meski kasus Covid-19 melandai. Vaksinasi ditujukan kepada masyarakat, khususnya yang belum mendapatkan booster untuk mengejar target yang ditetapkan Pemerintah.
Dalam menjalankan vaksinasi di Kota Malang, BIN menggandeng Puskesmas Kendalsari yang berlokasi di Jalan Cengger Ayam, Kota Malang. Vaksinasi digelar mulai pukul 08.00 WIB.
Salah satu vaksinator Puskesmas Kendalsari, Elliya Rifanatul Ulfa, menuturkan untuk dosis ketiga BIN menyiapkan sekitar 50 dosis vaksin. Meski demikian, vaksinasi tidak hanya untuk booster namun juga menyasar masyarakat yang belum mendapatkan dosis penuh atau malah sama sekali belum divaksin.
“Disiapkan 50 dosis vaksin, kita memakai merek AstraZeneca,” kata Ulfa.
Ulfa mengatakan, masyarakat yang datang memang mayoritas ingin melengkapi vaksinasi atau untuk mengikuti vaksinasi booster. Tetapi ada juga yang baru mengikuti program vaksinasi dosis satu maupun dua dan tetap dilayani.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Malang”]
“Ada dua orang yang masih vaksin dosis satu. Yang lainnya vaksin booster semua. Kemarin mungkin karena kesibukan tidak ikut vaksinasi satu atau dua, akhirnya drop out. Waktunya vaksin kedua, tapi tidak dilakukan. Tetapi ketika datang tetap kami layani,” ujar Ulfa.
Untuk program vaksinasi oleh BIN di Kota Malang rata-rata diikuti oleh para lansia hingga wanita dengan usia di atas 40 tahun. Selain, mempercepat program menuju Indonesia Sehat, Indonesia Hebat, baik untuk anak – anak usia 6 hingga 11 tahun ataupun lansia. Para pekerja kini diwajibkan oleh perusahaan untuk mendapatkan vaksin booster. (luc/beq)






