Surabaya (beritajatim.com) – Gobi Partners meluncurkan modal ventura bagi para perempuan pengusaha di Indonesia bernama Ratu Nusa. Modal ventura sebesar USD 10 juta tersebut akan dikelola bersama Ozora Yatrapaktaja pimpinan Margaret Srijaya.
Founding Partner Gobi, Thomas Tsao mengatakan, pengusaha wanita sejak dulu selalu minim dukungan pendanaan. Hal tersebut terjadi karena stereotip gender yang mengakar pada masyarakat. Akibatnya potensi setengah dari populasi dunia (wanita) belum termaksimalkan.
Sehingga kehadiran Ratu Nusa merupakan bentuk komitmen Gobi Partners dan Ozora Yatrapaktaja untuk mendukung pertumbuhan negara berkembang dan menciptakan kesetaraan gender
“Harapan kami dengan adanya inisiasi dari Ratu Nusa, bisa mendorong adanya kesetaraan gender,” ujar Thomas di Surabaya, Kamis (21/4/2022).
Ia menambahkan, Indonesia adalah tempat terbaik untuk meluncurkan Ratu Nusa. Karena terdapat lebih dari 30 juta pengusaha wanita yang aktif, dan siap untuk didukung agar turut mengembangkan ekosistem startup Indonesia.
Ratu Nusa Fund akan mencari startup berkualitas di seluruh Indonesia, dengan kriteria memiliki founder wanita atau startup yang memberikan dampak positif bagi kehidupan wanita di Indonesia.
[berita-terkait number=”4″ tag=”startup”]
“Kami juga sangat bangga bisa bermitra dengan Ozora Yatrapaktaja, yang dikelola oleh tim yang memiliki pengalaman bisnis sektor riil selama lebih dari 15 tahun,” lanjut Thomas.
Sebagai komitmennya dalam memberikan kesempatan bagi wanita untuk dapat ikut bertumbuh pada dunia investasi dan usaha, Gobi telah memberikan investasi pada 43 startup yang dipimpin oleh wanita, sejumlah USD 110 juta yang mengisi 35% dari total portfolio startup yang dimiliki Gobi saat ini.
Bahkan venture capital tersebut juga memiliki 52% tim perempuan pada posisi C level dan 30% secara keseluruhan tim. Gobi juga aktif turut serta dan menyelenggarakan acara yang mendukung kesetaraan gender, baik pada forum seperti She Loves Tech, Karandaaz Pakistan’s Women Venture Programme, CodeGirls, Asia Gender-Smart Investing Forum, dan sebagainya.
Gobi Partners sendiri merupakan venture capital yang didirikan oleh Thomas Tsao, lulusan Harvard Amerika. Mempunyai cabang di 13 lokasi di dunia sejak didirikan pada tahun 2002 atau selama 20 tahun terakhir dengan total aset kelola sebesar USD 1,5 miliar.
Sementara itu, Founding Partner Ozora Yatrapaktaja, Margaret Srijaya mengatakan, pemilihan nama Ozora Yatrapaktaja memiliki sebuah filosofi. Ozora diambil dari bahasa Sansekerta yang artinya “kekuatan dari Tuhan” dan “harta karun”.
“Padahal banyak sekali founder dan startup yang berpotensi, yang bisa kita dukung dari luar ibu kota,” jelas Margaret.
Dia kembali menerangkan, peluang lain juga dapat terlihat dengan adanya pengembangan startup dari ibu kota ke kota tier 2 dan 3, terutama kota-kota di Jawa Timur.
“Karena itu kami percaya dengan adanya Ratu Nusa yang telah diresmikan sejak 16 April 2022, akan banyak sekali kesempatan dan kolaborasi yang dapat dilakukan, baik dengan pemerintah provinsi dan kota terkait, agar teman teman di Surabaya dan sekitarnya bisa mengambil peluang pada ekosistem startup serta pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” tandas Margaret Srijaya.[rea]






