Surabaya (beritajatim.com) – Sukses dengan cluster pertamanya di Amesta Living PT Graha Abdael Sukses (GAS), hasil kolaborasi PT Intiland Development Tbk dengan PT Abdael Nusa ini mengembangkan tahap kedua.
Di lahan seluas 50 Hektar dikawasan Surabaya Timur ini pengembang Amesta Living optimis akan diminati kalangam muda atau milenials. Hal ini terlihat dari tingginya animo calon pembeli yang berkunjung.
Direktur utama PT Graha Abdel Sukses (GAS) Hans Wibisono menjelaskan peluncuran tipe-tipe rumah baru ini menjadi bentuk komitmen developer dalam memenuhi tingginya minat masyarakat untuk tinggal di kawasan Amesta Living. Selain lokasinya strategis, Amesta Living dikembangkan dengan konsep yang sangat baik sebagai sebuah kawasan hunian yang lengkap dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Dari kesuksesan pada saat kawasan ini diluncurkan pada akhir tahun 2021, kami tahu bahwa minat masyarakat untuk tinggal di Amesta Living sangatlah tinggi. Kami yakin rumah-rumah tipe baru ini dapat menjadi pilihan favorit masyarakat. Target pembelinya adalah para first homeowner dan mereka yang ingin meningkatkan mutu hunian dengan lingkungan yang lebih baik,” kata Hans Wibisono kepada media di kawasan Amesta Living, Surabaya, Senin (15/5/2023).
Pada peluncuran ini Amesta Living meluncurkan sebanyak 82 unit rumah yang terbagi ke dalam tiga tipe yakni Kyra, Severa, dan Merra yang berlokasi di Klaster Loka. Ketiga tipe ini merupakan rumah berukuran compact yang bisa memenuhi kebutuhan di segmen pasar konsumen menengah ke atas.
https://beritajatim.com/ekbis/amesta-living-tawarkan-komplek-perumahan-lengkap-dengan-fasilitas-mix-use/
Ketiga tipe hunian terbaru ini dibangun di atas lahan dengan luas mulai dari 50 m2 hingga 105 m2 dan luas bangunan mulai dari 59 m2 hingga terbesar mencapai 126 m2. Membidik target pasar konsumen menengah ke atas, rumah-rumah tipe baru ini dipasarkan mulai dari harga sekitar Rp1 miliar.
Hans Wibisono optimistik tipe- tipe rumah baru ini akan mendapat sambutan baik oleh konsumen. Selain mempertimbangkan minat masyarakat untuk tinggal di Amesta Living cukup tinggi, sebagian besar para pencari rumah berasal dari kelompok milenial yang memiliki daya beli cukup tinggi. Segmen konsumen ini memiliki kecenderungan fokus dalam mencari hunian berkualitas, yang bukan hanya dari sisi mutu produk, tetapi juga lingkungan tempat tinggal.
“Kami sangat yakin tipe-tipe rumah baru ini dapat memenuhi kebutuhan mereka. Dari peluncuran ini kami menargetkan angka penjualan sebesar Rp120 miliar dengan target serah terima unit selama 18 bulan,” ungkapnya lebih lanjut.
Harto Laksono Direktur Pemasaran Intiland untuk wilayah Surabaya mengungkapkan bahwa minat masyarakat Surabaya untuk tinggal di kawasan Amesta Living cukup tinggi. Hal tersebut terbukti pada saat diluncurkan pertama kali, Amesta Living berhasil memasarkan lebih dari 259 unit rumah dalam sehari. Kesuksesan ini tak lepas dari keunggulan dari sisi konsep pengembangan kawasan terpadu dan lokasinya yang strategis, yakni di nol OERR yang merupakan jalan nasional dengan lebar 60 meter yang membentang dari sisi utara Kota Surabaya hingga ke Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.[rea]






