Kediri (beritajatim.com) – Untuk mencapai target PPKM level 1, Pemerintah Kabupaten Kediri terus menggalakkan program vaksinasi. Dalam percepatan vaksinasi kali ini, satu desa berinovasi dengan menerapkan sistem pelayanan door to door, untuk memudahkan masyaraka, khususnya kalangan lansia.
Melalui inovasi ini, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Puhrubuh, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri menjemput para lansia menuju posko vaksinasi. Bahkan, mereka tak segan untuk menggendong yang kesulitan berjalan kaki.
“Untuk lansia yang bisa berjalan, mereka bisa mendatangi posko terdekat dari rumah. Namun, bagi mereka yang mengalami keterbatasan, kita jemput,” kata Bhabinkamtibmas Puhrubuh Aipda Eko Nur Arianto, usai menggendong lansia menuju posko vaksinasi, Senin (15/11/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”vaksinasi-kediri”]
Sistem door to door ini bertujuan untuk mempermudah warga, khususnya lansia dalam memperoleh layanan vaksinasi. Cara ini terbukti ampuh, terlihat dari tingginya tingkat kehadiran masyarakat. Para lansia yang biasanya enggan datang karena keterbatasan fisiknya, dapat dijemput petugas dari rumahnya masing-masing.

Selain upaya penjemputan, pihak desa juga mendekatkan tempat pelayanan vaksinasi dengan mendirikan dua posko di tiap dusun. Untuk setiap posko sendiri, disiagakan empat tenaga kesehatan dari puskesmas serta kader posyandu.
Untuk diketahui, vaksinasi door to door Desa Puhrubuh ini ditargetkan bisa menyasar 450 orang warga. Tetapi karena faktor kesehatan, akhirnya 310 an orang berhasil divaksinasi pfizer. Dari jumlah tersebut seratusan lebih dari kelompok lansia, sisanya pra lansia, orang dewasan serta anak-anak. [nm/ted].






