Gresik (beritajatim.com) – Badan Gizi Nasional (BGN) melatih serta membekali ribuan relawan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) guna meningkatkan kualitas dan keamanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah.
Melalui pelatihan ini, para relawan mendapat bimbingan teknis (bimtek) dan standar operasional prosedur (SOP) tentang pengolahan serta penyajian makanan bergizi dalam skala besar. Tujuannya agar seluruh proses distribusi MBG berlangsung higienis, berkualitas, dan aman hingga sampai ke tangan penerima manfaat.
Kasubag Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Wilayah II Surabaya, Ainun Ma’rifah, menjelaskan bahwa pembekalan ini penting agar relawan memahami standar keamanan pangan dalam setiap tahap penyajian.
“Ini soal kesehatan dan keamanan, bagaimana menyiapkan standar makanan bergizi dan berkualitas sesuai arahan BGN,” ujarnya, Minggu (26/10/2025).
Ainun menegaskan, setiap relawan wajib mematuhi protokol kebersihan di dapur SPPG.
“Masuk dapur harus steril dan tidak boleh memakai aksesoris. Relawan perlu sadar bahwa yang mereka masak bukan untuk empat atau lima orang, tapi untuk dua ribu lebih penerima manfaat,” tegasnya.
Ia menambahkan, relawan juga dibekali teknik menangani bahan makanan berbeda sesuai karakteristiknya.
“Cara penanganan daging ayam tentu berbeda dengan sayur-mayur. Temperatur dan higienitas sangat berpengaruh terhadap kualitas hasil olahan,” paparnya.
Kegiatan bimtek dan pembekalan SOP ini diikuti oleh relawan SPPG dari Kabupaten Gresik, Mojokerto, dan Jombang sebagai bagian dari komitmen BGN menjaga mutu dan keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis di Jawa Timur. [dny/but]






