Bojonegoro (beritajatim.com) – Tiga terdakwa yang masih berusia anak-anak akan menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro. Sidang akan digelar besok, Rabu (20/3/2024) dengan agenda pembelaan dari para terdakwa.
Ketiganya merupakan pelaku pengeroyokan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia. Dalam persidangan sebelumnya, mereka telah dinyatakan bersalah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan dituntut hukuman satu tahun penjara.
“Dalam sidang tuntutan para terdakwa dinyatakan terbukti bersalah dan dituntut hukuman satu tahun penjara. Dan JPU meminta kepada Majelis Hakim agar terdakwa ditahan di LPKA Blitar,” ujar Humas PN Bojonegoro Hario Purwo Hantoro, Selasa (19/3/2024).
Usai sidang dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro itu, sidang kemudian ditutup dan akan dilanjutkan besok dengan agenda pembelaan dari para terdakwa.
Menurut JPU Kejari Bojonegoro Dekri Wahyudi, tiga terdakwa yang masih dibawah umur itu dituntut sesuai dengan Pasal kesatu Primair Pasal 170 ayat 2 ke 3 dan kedua Pasal 170 ayat 2 ke 1 KUHP tentang Pengeroyokan. “Tiga terdakwa (berstatus anak) tuntutan satu tahun,” ujarnya.
Untuk diketahui, kasus pengeroyokan dengan terdakwa masih dibawah umur itu harus diproses hukum lebih lanjut setelah penerapan diversi hukum gagal. Upaya yang digelar sesuai sistem peradilan pidana anak tersebut gagal lantaran orang tua korban menolak memaafkan para pelaku.
Kasus pengeroyokan yang menyebabkan satu korban berinisial GMA (18) warga Dusun Dalemkidul Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander itu terjadi di Jalan Nasional Bojonegoro – Nganjuk tepatnya di Desa Mojoranu Kecamatan Dander, pada Minggu (11/2/2024) sekitar pukul 01.30 WIB.
Selain tiga pelaku dibawah umur, berinisial G dan S (17) serta R (14) dalam perkara tersebut polisi juga mengamankan 6 pelaku lain yang sudah kategori dewasa. Yakni SH (22), JB dan OE (26), RP, BW, dan RS (23). Polisi juga masih memburu pelaku lain yang menyebabkan korban seorang pelajar hingga tewas. [lus/ian]






