Jember (beritajatim.com) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Ahmad Halim menyebut Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai saudara tua, saat bertemu di halaman kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (13/5/2023).
Kedatangan PKB dan Gerindra untuk mendaftarkan calon legislator di kantor KPU Jember nyaris bersamaan. PKB datang terlebih dulu dan mengikuti prosesi pendaftaran. Namun belum selesai sesi jumpa pers, rombongan Gerindra yang dipimpin Halim sudah memasuki halaman kantor KPU Jember.
Pertemuan kedua partai itu jadi sasaran empuk kamera wartawan. Apalagi sejak awal Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sama-sama menyatakan tekad untuk bekerja sama.
Pertemuan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Ayub Junaidi dengan Halim ibarat pertemuan dua kawan lama. “Mas Halim ini mantan legislator PKB di DPRD Jember. Jadi kaderisasi PKB itu sukses,” kata Ayub tertawa. Halim pernah menjadi anggota Fraksi PKB di DPRD Jember pada 2004-2009.
Sementara Halim mengemukakan kemungkinan yang akan terjadi dalam pemilihan umum kepala daerah 2024. “Kemungkinan pada 2024 berangkat sendiri,” katanya tanpa mau menjelaskan lebih lanjut.
Apakah ada kesengajaan kedua partai itu mendaftarkan caleg pada saat yang hampir bersamaan? Ayub dan Halim menampik anggapan itu. “Tidaklah. Ketemunya bareng saja. Ojo digathuk-gathukno,” kata Ayub.
Sementara itu Halim mengatakan, Gerindra hanya mengikuti instruksi Dewan Pimpinan Pusat. “Kami dan PKB ada hubungan chemistry yang tak bisa dilupakan. Saya sendiri alumni PKB. Banyak juga teman-teman pengurus alumni PKB. Mau tidak mau, PKB kami anggap kakak asuh. Kalau pusat ada chemistry, kenapa di daerah tidak ada chemistry?” katanya. [wir]






