Kediri (beritajatim.com) – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 asal Desa Langenharjo, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri meninggal dunia, Minggu (10/5/2020). Pria berusia 50 tahun tersebut menghembuskan nafas terakhirnya dalam perawatan di Rumah Sakit HVA Tulungrejo, Pare.
Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri dr. Ahmad Khotib mengatakan, sejak ditetapkan sebagai PDP, kondisi pasien kian memburuk, hingga akhirnya hari ini meninggal.
“Rapid tesnya positif atau reaktif Covid-19. Tetapi hasil swab spesimennya masih belum keluar dari Laboratorium Balitbangkes RI,”kata dr. Ahmad Khotib.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Kabupaten-Kediri”]Jenazah pria yang memiliki riwayat bekerja di Kota Surabaya itu kemudian dimakamkan di TPU Desa Langenharjo. Prosesi pemakaman jenazah PDP dilaksanakan sesuai protokol kesehatan Covid-19. Semua orang yang pernah kontak langsung dengannya akan dipantau oleh Satgas Covid-19.
Sementara itu, update data perkembangan Covid-19 Kabupaten Kediri pada 10 Mei 2020, terdapat 1 (satu) tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, yaitu warga Desa Seketi Kecamatan Ngadiluwih. Kasus ini merupakan klaster pabrik rokok di Tulungagung dan saat ini pasien dirawat di RSUD SLG.
Sebagai langkah antisipasi penyebaran dan memutus penularan Covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri melakukan tracing untuk menelusuri riwayat pasien tersebut. Dengan tambahan kasus ini, saat ini terdapat 30 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri. [nm/kun]






