Surabaya (beritajatim.com) – Jelang pertandingan melawan Maluku United, Sabtu (10/1/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menyebut laga tersebut menjadi pertandingan perdananya secara resmi bersama Green Force.
Tavares mengakui dirinya tidak memiliki waktu persiapan yang panjang sejak pertandingan sebelumnya. Meski demikian, ia langsung dihadapkan pada laga berat melawan tim papan atas Liga Indonesia.
“Kami tidak memiliki banyak waktu untuk bekerja. Namun tim datang dari momen yang baik dengan dua kemenangan. Kami tahu pertandingan melawan Malut besok akan menjadi laga yang sulit,” ujar Tavares, Jumat (9/1/2026).
Mantan pelatih PSM Makassar itu menilai Maluku United sebagai tim yang serius membangun kekuatan, termasuk dengan mendatangkan sejumlah pemain berpengalaman demi target juara.
“Jika melihat musim lalu dan seluruh pertemuan Malut melawan Persebaya, sayangnya Persebaya tidak pernah menang. Musim lalu kami kalah 2-0 di sini. Sekarang mereka juga sedang dalam momen bagus, hanya dua kali kalah,” imbuhnya.
Sementara itu, kapten Persebaya Bruno Moreira mengakui kualitas Maluku United, namun tetap optimistis dengan kekuatan timnya sendiri.
“Seperti yang selalu saya katakan, kami juga memiliki grup yang bagus di sini dengan pemain-pemain hebat. Kami percaya pada diri kami sendiri. Kami siap berjuang besok dan semoga bisa mendapatkan hasil positif di kandang,” kata pemain asal Brasil tersebut.
Bagi Persebaya, pertemuan dengan Maluku United yang diperkuat Ciro Alves dkk bukan laga mudah. Saat ini, Green Force berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan 25 poin, sementara Maluku United menempati posisi keempat dengan 34 poin. (way/but)






