Blitar (beritajatim.com) – Pertandingan antara Arema FC VS Dewa United FC di Stadion Soepriadi Kota Blitar, Senin (12/8/2024) berakhir imbang dengan skor 0-0. Pertandingan antara keduanya berlangsung seru sejak menit pertama.
Dewa United sempat terlebih dahulu menjebol gawang Arema FC. Namun gol dianulir wasit karena pemain sudah berada dalam posisi offside. Jual beli serangan terus terjadi baik di babak pertama maupun paruh kedua 90 menit permainan.
Selain kompak berbagi poin, kedua tim rupanya juga kompak mengkritisi kondisi lapangan Stadion Soepriadi Kota Blitar yang dinilai tidak bagus. Sehingga tidak menguntungkan untuk permainan serta strategi kedua tim.
“Lapangan tidak membantu lapangan tidak menguntungkan kita,” ujar pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink usai pertandingan, Senin (12/8/2024).
Hal senada diungkap oleh pelatih Arema FC Joel Cornelli. Dia mengatakan, Arema FC memiliki pemain berkualitas bagus, jika kondisi lapangan bagus, maka tim berjuluk Singo Edan itu bisa bermain lebih bagus.
“Arema memiliki pemain kualitas bagus, jika lapangan bagus maka permainan bisa lebih bagus,” ungkap pelatih asal Brazil tersebut.
Untuk diketahui, Arema FC akan melakoni 6 laga kandang di Stadion Soepriadi Kota Blitar.
Pertandingan melawan Dewa United merupakan laga kandang perdana Arema FC di Liga 1 musim 2024/2025. [owi/ian]





