Malang (beritajatim.com) – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Malang mengadakan kegiatan Gerakan Cerdas Memilih (GCM) di Graha Teater Politeknik Negeri Malang (Polinema), Minggu (3/9/2023). GCM dikemas dengan lomba gerak jalan tingkat SMA-SMK se Malang Raya.
Ada 7 peserta lomba baris berbaris, yaitu SMKN 3 Malang, SMAN 2 Malang, SMAN 1 Malang, SMKN 1 Malang, SMKN 6 MALANG, SMKN 5 MALANG, dan SMA Taruna Nala. Lomba ini menyediakan total hadiah jutaan Rupiah.
Kepala LPP RRI Malang, Tri Umi Setyawati, S.Pt menjelaskan bahwa lomba baris berbaris diadakan karena punya banyak peminat di kalangan anak muda SMA maupun SMK. Mereka tergolong pemilih pemula karena tahun 2024 mendatang ada yang baru berusia 17 tahun.
“Tentunya mereka perlu diberi pemahaman agar bisa menjadi pemilih yang cerdas di tahun politik mendatang,” ujar Umi Setyawati kepada media, Minggu (3/9/2023).
Baca Juga: Hayat Institute Siap Bantu Tekan Angka Anak Tidak Sekolah di Blora
GCM ini diadakan untuk mengajak masyarakat agar tidak golput dan bisa menjadi pemilih berintegritas. Pemilih cerdas akan menentukan nasib Indonesia 5 tahun ke depan.
“Minimalis golput, bahkan no golput. Jadilah pemilih yang berintegritas. GCM mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar cerdas dalam memilih karena ini menjadi penentu untuk 5 tahun ke depan,” lanjutnya.
Kampus Polinema dipilih sebagai lokasi acara karena sesuai dengan kebutuhan tempat yang strategis untuk lomba baris. Menurut Tri Umi, GCM di Polinema ini menjadi yang terakhir setelah sebelumnya pernah menghelat dua kali.
“2024 masih ada lagi GCM, tahun 2023 ini jadi yang terakhir yang ketiga kalinya. Sebelumnya sudah pernah melaksanakan dua kali, di Universitas Brawijaya, dan satunya di sebuah tempat. Kita terus menggandeng KPU agar dapat mengajak masyarakat cerdas dalam memilih,” tutup Umi.
Baca Juga: Bupati Kediri Minta Kades Punya Target Penurunan Stunting
Terkait lomba baris berbaris, juara 1 dimenangkan oleh SMK Negeri 6 Malang, juara 2 dari SMA Negeri 3 Malang, dan Juara 3 dari SMA Taruna Nala. Muhammad Alzeno Rezky Sutomo, siswa kelas 11 SMKN 6 Malang mengaku senang dengan kemenangan ini.
Timnya melakukan persiapan matang selama 3 minggu. Selain itu di sekolah ada ekstrakurikuler baris berbaris sehingga dia bersama tim sudah terbiasa berlatih.

“Kami tidak kesulitan karena sudah pengalaman sebelumnya. Alhamdulillah sering menang juga. Bulan ini 4 event yang kami ikuti, 1 Purwosari, 1 Batu, 2 Malang. Kami cukup senang apalagi lombanya di kota Malang sehingga paskibraka kota Malang bisa bersaing di tingkat nasional,” harap Alzeno.
Pada kesempatan ini turut hadir antara lain, Direktur Polinema, Sekjen KPUK-Ina Irawati, Akademisi Universitas Negeri Malang-Surya Desismansyah Eka P, S.Pd, M.Phil, Ketua KPU Kota Batu- Heru Joko Purwanto, S.Sos, dan ketua KPU Kota Malang-Aminah Asminingtyas, SP, M.Si. Ketua KPU kota Malang memberi tiga tips menjadi pemilih cerdas.
Baca Juga: Blusukan Dapil, Caleg DPRD Jatim Susy Cecilia: Ganjar Pilihan Tepat
“Pemilih cerdas pertama, Pre election, cek DPTnya sudah terdaftar atau belum. Jika belum daftarkan dulu sesuai DPT. Kedua, pas election, kenali yang akan dipilih, ketahui kapan mau nyoblos, 14 februari 7 sampai jam 12, dan ketahui cara coblos. Ketiga, pasca election setelah terpilih harus bisa memberi masukan kepada calon yang dipilih dan terpilih,” ujar Aminah.
Sementara itu, Heru Joko Purwanto, menekankan pentingnya peran anak Muda. Bahkan sekitar 4.700 an TPS di kota Batu semuanya anak muda.
“Saat ini kami sangat percaya terhadap anak muda. Sosialisasi pemilu juga dilakukan sesuai dengan teknologi sehingga masa kampanye total hanya 75 hari,” ungkap Heru Joko Purwanto. (dan/ian)






