Jombang (beritajatim.com) – Di tengah gejolak inflasi yang menggerus daya beli masyarakat, upaya nyata dari Pemerintah Kabupaten Jombang untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok patut diapresiasi. Mulai Senin, 4 Agustus 2025, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, bekerja sama dengan Perum Bulog dan Perumda Seger, menggelar Pasar Murah di sejumlah lokasi.
Kegiatan ini diawali di Pasar Pon Jombang, sebuah kegiatan yang bukan hanya meringankan beban warga, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan ekonomi masyarakat.
Pasar murah kali ini menyasar warga, terutama kalangan kurang mampu, yang semakin kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok akibat kenaikan harga barang. Dengan harga terjangkau, masyarakat dapat membeli kebutuhan sehari-hari tanpa khawatir dompet terkuras.
Sejumlah komoditas yang dijual dalam pasar murah tersebut antara lain Beras SPHP seharga Rp 56.000 per 5 kg, Minyak Kita seharga Rp 15.500 per liter, dan Gula Pasir seharga Rp 16.000 per kilogram—semua dengan kualitas terjamin.
Menurut Suwignyo, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, kegiatan ini adalah bentuk perhatian pemerintah dalam menjaga kestabilan harga pangan di tengah fluktuasi ekonomi.
Didampingi oleh Yustinus Harris EP, Kepala Bidang Sardag dan Bapokting, Suwignyo mengungkapkan bahwa pasar murah ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang paling terdampak oleh inflasi.
“Dengan pasar murah ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat, khususnya yang membutuhkan, tetap dapat mengakses bahan pokok dengan harga yang terjangkau. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk menstabilkan harga dan memperkuat daya beli masyarakat,” kata Suwignyo, Rabu (6/8/2025).
Antusiasme warga terlihat jelas, banyak yang sudah datang sejak pagi untuk mendapatkan bahan pokok yang harganya jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran. Semangat warga ini mencerminkan betapa pentingnya kegiatan seperti ini dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama di masa-masa sulit.
Pemerintah Kabupaten Jombang berharap, melalui pasar murah semacam ini, mereka dapat terus memperkuat jaring pengaman sosial, memberikan akses lebih mudah kepada bahan pangan, dan menjamin keterjangkauan bahan pokok bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan ini adalah langkah konkret dalam mengatasi tantangan ekonomi yang ada, sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah daerah peduli terhadap nasib warganya di tengah tekanan inflasi. [suf]






