Surabaya (beritajatim.com) – Pada umumnya tubuh memerlukan delapan jam tidur dalam sehari. Hal ini dilakukan agar kondisi badan tetap fit saat menjalani aktifitas-aktifitas lainnya. Namun, tidak semua orang dapat tidur dengan nyenyak, salah satunya karena insomnia.
Insomnia merupakan gangguan tidur yang sering menyebabkan seseorang sulit tidur. Jika seseorang terlalu sering mengalami gangguan ini tentu akan berdampak pada kualitas tidur dan kesehatan tubuh.
Ada dua tipe insomnia, yakni insomnia primer dan sekunder. Jika insomnia primer tidak terkait dengan kondisi medis, insomnia sekunder justru dapat dikatagorikan sebagai gangguan tidur yang cukup parah.
Insomnia sekunder biasanya karena disebabkan oleh gangguan kesehatan lain, seperti kanker dan asma. Namun, insomnia tipe ini terkadang juga bisa karena dampak mengonsumsi alkohol atau obat-obatan.
Biasanya, penderita insomnia lebih mudah marah dan depresi. Gejala tersebut akhirnya dapat memicu gejala lain, seperti jadi sering mengantuk pada siang hari, mudah lelah ketika beraktivitas, dan tidak fokus serta kurang konsentrasi dalam melakukan suatu hal.
Jika terjadi insomnia di malam hari, penderita biasanya akan jadi cepat bosan, bingung melakukan apa. Hal tersebut dapat membuat mood jadi buruk. Hal yang bisa dilakukan ketika insomnia ialah membaca.
Aktivitas membaca buku, koran, novel, atau lainnya biasanya dapat membuat efek mengantuk atau lebih cepat tidur. Jika pun tetap tidak berpengaruh, setidaknya kegiatan ini tetap bisa menjadi opsi yang cukup positif.
Selain itu, penderita isoman biasanya mengisi waktu dengan menonton video ataupun film. Hal ini menjadi kesempatan para insomnia untuk menuntaskan episode-episode yang sempat tertunda. Jika, tidak ada opsi tontonan, setidaknya scroll sosial media juga bisa menjadi pilihan.
Banyaknya platform sosial media, seperti Twitter, Instagram, Facebook, dan TikTok, tentu juga akan banyak memberikan hiburan. Jika tidak suka membaca dan bosan bermain gadget, menulis atau menggambar bisa dicoba untuk diterapkan.
Pilihan terakhir, jika semua opsi terasa membosankan, mungkin hal yang bisa dilakukan ialah dengan memperbanyak do’a dan ibadah. [fyi/bj0]






