Gresik (beritajatim.com) – Untuk pertama kalinya Kabupaten Gresik menjadi tuan rumah kontes tanaman dan pameran bonsai bertaraf nasional 2023. Ada berbagai jenis bonsai bernilai ratusan juta rupiah berjajar memenuhi area pameran.
Tanaman bonsai mulai beringin, anting putri, santigi, jeruk kingkit, dan lainnya dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Dibagi sejumlah kelas masing-masing kelas prospek, pratama, madya, dan utama.
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Gresik, Eko Anindito Putro mengatakan, pameran ini merupakan hasil inisiasi antara distan dengan Perhimpunan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI).
“Pesertanya tidak hanya dari Kabupaten Gresik. Dari luar daerah juga bahkan terjauh datang dari Sulawesi,” katanya, Rabu (15/02/2023).
Sementara itu, salah satu kolektor tanaman bonsai asal Pamekasan Madura, Vincent menyatakan dirinya sengaja mengikuti kontes dan pameran di Gresik dengan membawa puluhan bonsai yang menjadi andalannya.
“Tanaman bonsai milik saya nilainya ratusan juta rupiah, dan pernah meraih gelar bergengsi best in show,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik”]
Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Gresik, Aminatun Habibah atau akrab dipanggil Bu Min menuturkan, dirinya mengapresiasi adanya kegiatan bertaraf nasional ini. Apalagi Gresik menjadi salah satu daerah penghasil tanaman hias yang potensial.
“Tidak hanya bonsai saja, kita punya adenium, aglonema, Bougenville dan lain-lain. Semuanya ada di showroom sebanyak 1.825 unit yang tersebar di area sepanjang 7 kilometer di 6 desa yang berada di Kecamatan Driyorejo, Wringinanom, dan Kedamean,” pungkasnya. [dny/but]






