Surabaya (beritajatim.com) – Sir Isaac Newton, salah satu ilmuwan terbesar sepanjang masa, sering disebut lahir pada 25 Desember 1642.
Namun, fakta ini memiliki lapisan sejarah yang menarik terkait perbedaan sistem penanggalan. Apakah Newton benar-benar lahir di Hari Natal? Berikut penjelasannya.
Ketika Newton lahir, Inggris masih menggunakan kalender Julian, sistem penanggalan yang diperkenalkan oleh Julius Caesar pada 45 SM. Kalender ini memiliki rata-rata 365,25 hari per tahun, sedikit lebih panjang dari tahun matahari yang sebenarnya (365,24219 hari).
Perbedaan kecil ini menyebabkan akumulasi kesalahan hingga 10 hari pada abad ke-16. Untuk mengatasi ketidaksinkronan tersebut, Paus Gregorius XIII memperkenalkan kalender Gregorian pada 1582. Sistem baru ini:
- Memperpendek rata-rata tahun menjadi 365,2425 hari dengan menghapus tahun kabisat pada tahun abad (century years) yang tidak habis dibagi 400.
- Memindahkan Tahun Baru dari 25 Maret ke 1 Januari.
- Menghapus 10 hari pada kalender, sehingga 4 Oktober 1582 langsung diikuti oleh 15 Oktober 1582.
Namun, Inggris baru mengadopsi kalender Gregorian pada 1752, 150 tahun setelah diperkenalkan, atau 26 tahun setelah kematian Newton.
Dua Tanggal Lahir Newton
Karena perbedaan sistem penanggalan, hari lahir Isaac Newton sebenarnya dapat dipahami dalam dua konteks:
- 25 Desember 1642 (kalender Julian).
- 4 Januari 1643 (kalender Gregorian).
Meskipun secara teknis keduanya benar, sebagian besar dunia modern merujuk pada kalender Gregorian, sehingga tanggal kelahiran Newton lebih sering disebut 4 Januari.
Perubahan kalender Julian ke Gregorian mengilustrasikan bagaimana ilmu pengetahuan dan agama memengaruhi pengorganisasian waktu dalam sejarah.
Keputusan ini berdampak pada banyak peristiwa sejarah, termasuk interpretasi ulang tanggal-tanggal penting seperti kelahiran Newton.
Newton sendiri, dengan warisan ilmiahnya yang mencakup hukum gravitasi dan kalkulus, tidak diragukan lagi akan menghargai pentingnya ketepatan dalam penghitungan waktu.
Jadi, apakah Isaac Newton lahir di Hari Natal? Jawabannya tergantung sistem kalender yang digunakan: ya dalam kalender Julian, tetapi tidak jika mengacu pada kalender Gregorian.
Terlepas dari perbedaan ini, kelahiran Newton tetap menjadi momen penting dalam sejarah manusia yang diwarnai oleh perdebatan penanggalan. [ian]






