Malang (beritajatim.com) – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Jawa Timur (BEM PTNU Jatim) mengadakan musyawarah wilayah (Muswil) dan musyawarah kerja wilayah (Muskerwil). Acara yang diikuti ratusan mahasiswa itu bertempat di IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi dari Jumat (09/12/2022) hingga Senin (12/13/2022).
Koordinator Wilayah BEM PTNU Jatim Achmad Najib Ad Daroin saat sambutan mengajak kepada seluruh mahasiswa nahdliyin untuk berperan penting dalam mengawal dan menciptakan perubahan sosial kearah yang progresif.
“Pada agenda muswil dan mukerwil ada ratusan peserta dari berbagai kampus yang tergabung dalam BEM PTNU Jatim turut bergabung. Kami membahas berbagai isu krusial dan rekomendasi baik di daerah,” ujar Najib, sapaanya, pada Senin (12/12/2022).
Dia berharap dengan adanya Muswil dan Muskerwil BEM PTNU Jatim ini agar menjadi pemantik konsolidasi bagi mahasiswa nahdliyin untuk berperan mengawal isu-isu daerah maupun nasional. “Semoga kita bisa semakin solid untuk berperan di tengah masyarakat,” tutup mahasiswa yang juga Presma BEM Unisma tahun 2022 itu.

Sementara itu, Dwi Ainul Haqiqi presma IAI Ibrahim sebagai tuan rumah menegaskan bahwa isu yang dibahas meliputi isu ekonomi, keagamaan, sosial-politik, lingkungan hidup, pendidikan dan isu perempuan.
“Isu tersebut kami pandang penting dibahas mahasiswa BEM PTNU. Kami sebagai agent of change harus berperan dalam berbagai sendi kehidupan,” jelas Dwi Ainul Haqiqi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pwnu-jatim”]
Presidium nasional BEM PTNU Se- Nusantara Achmad Baha’ur Rifqi menegaskan bahwa mahasiswa harus aktif berperan dalam mengawal isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat.
“Sudah waktunya kita berkumpul dan merumuskan kembali arah gerak mahasiswa nahdliyin untuk mengawal isu-isu yang ada. Hari ini kita akan menyimak bersama seminar nasional yang dihadiri oleh pembicara dari dari berbagai kalangan mulai dari aktivis, tokoh NU dsb dengan tema peran anak muda nahdliyin dalam mengawal Pendidikan dan kemerdekaan Indonesia,” jelas Achmad Baha’ur. [dan/but]






