Surabaya (beritajatim.com) – Bertemu orang baru, kadang menjadi hal yang cukup merepotkan. Lebih-lebih jika keduanya sama-sama pribadi pendiam. Suasana akan menjadi cukup canggung. Saling diam salah, bicara pun kadang tak bisa lama.
Pada dasarnya berkomunikasi dengan orang lain memang menjadi salah satu kebutuhan seseorang, termasuk mengobrol. Tidak hanya untuk bertukar pengalaman atau wawasan ringan, namun mengobrol bisa jadi cara mencairkan suasana yang kurang positif. Tak ayal, sebagian orang yang kesulitan menjalin komunikasi, akan berusaha memperbaiki diri agar bisa lebih diterima oleh lingkungan di sekitarnya.
Namun, kamu pasti pernah melihat sekumpulan orang atau teman yang ngobrol dengan sangat seru. Meski berada dalam circle yang sama bahkan mengenal satu sama lain, namun beberapa orang justru merasa canggung ketika diajak ngobrol. Hal ini biasanya dapat terjadi karena ada beberapa alasan yang mendasarinya.
Salah satu alasan seseorang menjadi canggung ketika diajak ngobrol ialah karena perasaan tidak percaya diri. Orang yang tidak percaya diri atau tidak pede ini bisa jadi dikarenakan tidak adanya topik pembahasan. Mungkin selain kurangnya bahan obrolan, alasan lainnya karena memang tidak ada yang ingin dibicarakan. Orang-orang seperti ini biasanya sadar bahwa sekalinya ikut nimbrung, membuat pembahasannya jadi tidak asyik lagi.
Seperti kalimat anak tongkrongan ‘mainmu kurang jauh’ Mungkin begitulah yang bisa mewakili orang-orang yang kerap canggung dan tidak seru ketika diajak ngobrol. Memang pada dasarnya obrolan akan tumbuh seiring banyaknya pengalaman di luar. Seperti pergi ke suatu tempat wisata baru atau lainnya. Sebenarnya, pengalaman lain perihal hobi atau minat seperti membaca, menonton film, dan bermain musik juga bisa dijadikan bahan obrolan.
Jika merasa sudah banyak pengalaman namun tetap saja tidak seasyik cerita teman-teman lainnya, mungkin karena kamu kurang mindful atau benar-benar tidak merasakan kesan dari pengalaman tersebut. Di mana semua yang sudah dialami hanya berlalu begitu saja tanpa memberikan makna yang berarti dalam hidupmu. Padahal jika bisa melihat setiap pengalaman jadi bermakna, hal itu tentu dapat menjadi topik pembahasan ketika sedang berkumpul dengan teman.
Ada juga orang yang punya bahan obrolan namun terkesan hanya itu-itu saja, tentu hal ini akan sangat membosankan. Jadi intinya cara untuk mencari bahan obrolan ialah dengan mencari pengalaman serta pengetahuan sebanyak mungkin. Tidak hanya itu, kamu perlu merasakan setiap momen pengalaman yang telah kamu lewati atau dengar dari orang lain.
Ketika merasa tidak nyambung dengan topik pembahasan teman-teman lainnya, cara sederhananya mungkin dengan menambah wawasan mengenai topik lainnya. Jika tidak memungkinkan mungkin bisa dengan mengganti circle yang lebih sesuai dengan diri kamu. [fyi/tur]






