Tuban (beritajatim.com) – PT Wings Group Indonesia melalui Yayasan Wings Peduli berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Tuban menggelar aksi bersih Pantai Boom Tuban pada Sabtu (9/12/2023).
Aksi bersih pantai ini diikuti oleh sekitar 400 partisipan, termasuk perwakilan dari seluruh OPD Kabupaten Tuban, relawan, dan karyawan PT Wings.
Perwakilan Yayasan Wings Peduli, Oucky Hertanto, mengatakan bahwa aksi bersih pantai ini bertujuan untuk mengurangi potensi penumpukan sampah menjelang musim hujan yang kerap terjadi di akhir tahun. Selain itu, Yayasan Wings Peduli juga memberikan edukasi masyarakat mengenai pemilahan sampah.
“Selain itu, sejumlah fasilitas pengangkutan sampah juga diberikan untuk membantu petugas kebersihan pantai mengumpulkan sampah, sebagai langkah awal waste management,” terang Oucky Hertanto.
Sampah yang terkumpul di Pantai Boom didominasi oleh sampah residu, sampah limbah, dan sampah plastik, dengan total 7 ton sampah. Nantinya, kumpulan sampah itu kemudian disetorkan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tuban untuk didaur ulang.
“Secara total, aksi ini membersihkan kurang lebih 800 meter wilayah pantai,” ujar Oucky Hertanto.
BACA JUGA:
Yayasan Wings Peduli Bagikan Sembako untuk Pondok Pesantren dan Kaum Dhuafa
Oucky menjelaskan, dalam program aksi bersih Pantai Boom di Tuban ini menggunakan metode pengambilan sampah yang dilakukan dengan dua cara. Pertama, pemungutan sampah di bibir pantai dengan susur pantai. Kedua, pengerukan sampah di tengah pantai menggunakan mesin pengeruk.
“Kami bekerjasama dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Tuban dengan menggandeng 400 partisipan yang terdiri dari pelajar sekolah, aparat kepolisian, kader lingkungan, OPD terkait, serta karyawan Wings Group Indonesia,” paparnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Timur Jempin Marbun menyampaikan bahwa kegiatan aksi bersih pantai ini merupakan salah satu visi misi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Target indeks air laut untuk tahun 2023 adalah 82,7 persen, namun saat ini baru mencapai 80,8 persen.
“Oleh karena itu, DLH Jatim menindaklanjuti melalui aksi bersih pantai,” terang Jempin Marbun.
BACA JUGA:
Wings of Change, Bagaimana Sebuah Pabrik Minuman Energi Menggurat Sejarah Sepak Bola
Pantai Boom dipilih sebagai lokasi aksi bersih pantai karena memiliki potensi sebagai sektor pariwisata dan pemukiman warga yang mayoritas sebagai nelayan. Hal ini juga diharapkan dapat mengedukasi masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya.
“Kewenangan pantai dari 0 – 16 Mil menjadi kewenangan Pemprov Jatim yang sebelumnya 0 – 5 kewenangan Bupati. Namun, oleh aturan yang baru 0 – 16 menjadi kewenangan Provinsi,” kata Jempin Marbun.
Kepala DLH Tuban Bambang Irawan mengucapkan terima kasih kepada Wings Peduli dan DLH Jawa Timur yang telah menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Boom Tuban. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak akan bisa dilakukan tanpa kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Mudah-mudahan tidak hanya di Pantai Boom Tuban ini, tapi ditempat lain juga banyak,” ungkap Bambang Irawan.
Dia juga menyampaikan bahwa timbulan sampah di Tuban sudah mencapai 0,45 ton per hari. Angka ini meningkat dari survei sebelumnya yang hanya 0,4 ton per hari.
“Kalau dalam satu hari yang masuk di TPA ini barangkali bisa satu truk, itu khusus yang di Pantai Boom saja ya,” ucap Bambang Irawan. [ayu/beq]






