Malang (beritajatim.com) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberikan beasiswa pendidikan untuk anak dan santunan kepada korban tragedi Kanjuruhan. Bantuan beasiswa pendidikan diutamakan pada anak yang orang tuanya meninggal. Sementara santunan diberikan kepada korban, keduanya diberikan bagi mereka yang tergolong mustahik.
Ketua Baznas RI, Prof Dr KH Noor Achmad MA menjelaskan jika beasiswa pendidikan akan diberikan hingga jenjang perguruan tinggi. “Baznas sangat prihatin dengan tragedi Kanjuruhan ini. Salah satu yang harus diperhatikan yaitu keberlangsungan pendidikan para anak yang orang tuanya meninggal dunia. Maka, kami sedang menyiapkan program beasiswa pendidikan kepada para anak hingga bangku perguruan tinggi,” kata Ketua Baznas dalam keterangan tertulisnya pada, Senin (03/10/2022) malam.
[berita-terkait number=”5″ tag=”baznas”]
Menurut Noor, Baznas saat ini sedang menggodok skema program beasiswa pendidikan dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak, seperti Pemprov Jawa Timur dan Pemda Malang, guna pemaksimalan bantuan agar tepat sasaran. Pendidikan memang jadi salah satu perhatian BAZNAS dalam membantu dan mengangkat perekonomian masyarakat rentan agar mampu bertransformasi menjadi muzaki di kemudian hari.
Selain beasiswa, bantuan lain yang disiapkan Baznas adalah santunan kepada korban tragedi Kanjuruhan “Untuk berbagai bantuan yang disiapkan, Baznas RI telah berkoordinasi dengan Baznas se-Jawa Timur. InsyaAllah akan segera terlaksana, sambil menunggu proses pendataan,” ujar Noor.
Sebelumnya, Baznas telah membuka Crisis Center dalam membantu dan melayani kebutuhan korban tragedi Kanjuruhan. Crisis Center berlokasi di Kantor Baznas, Matraman, Jakarta Timur, akan menjadi pusat koordinasi dan informasi respons terkait tragedi maut tersebut.
Selain membuka crisis center, Noor menjelaskan jika pihaknya telah mengerahkan bantuan tim medis dalam membantu para korban. Bantuan itu antara lain pengiriman tiga unit ambulans beserta tim medis dari Rumah Sehat Baznas Sidoarjo, Baznas Jawa Timur, dan Baznas Kabupaten Malang menuju Pos BAZNAS di Balai Kota Malang, untuk selanjutnya bersama pihak rumah sakit sekitar dalam merawat korban. (dan/kun)






