Bondowoso (beritajatim.com) – Stand Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bondowoso menjadi salah satu yang ramai dikunjungi masyarakat dalam Festival Muharram 2026. Selain melayani pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Bapenda juga menyiapkan hadiah berupa bibit pohon pisang Cavendish dan gula kemasan setengah kilogram berbentuk kucing.
Hadiah tersebut diberikan kepada setiap wajib pajak yang melunasi satu Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). Masyarakat bebas memilih hadiah yang diinginkan.
Kepala Bapenda Bondowoso, Slamet Yantoko, mengatakan program tersebut merupakan salah satu upaya untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor PBB-P2.
“Ini upaya kami untuk meningkatkan PAD, termasuk dari pembayaran PBB-P2. Per SPPT yang dibayarkan kami beri hadiah bibit pisang atau “gula kucing”. Bebas pilih yang mana. Jadi misal satu orang punya enam SPPT, dia bisa mendapat enam hadiah,” ujarnya.
Slamet menegaskan hadiah tersebut tidak menggunakan anggaran APBD maupun dana pribadi pegawai. Seluruh bibit pohon dan gula diperoleh melalui kolaborasi dengan pihak swasta yang secara sukarela mendukung program tersebut.
“Ada donatur yang mendukung program kami dan sukarela menyediakan bibit pohon dan gula ini,” katanya.
Menurutnya, setiap hari puluhan SPPT berhasil dibayarkan melalui stand Bapenda selama Festival Muharram berlangsung. Ia berharap pemberian hadiah sederhana itu mampu menjadi stimulan bagi masyarakat untuk lebih tertib membayar pajak sekaligus meningkatkan realisasi PAD Bondowoso pada 2026.
Dengan konsep pelayanan yang dipadukan dengan pemberian apresiasi kepada wajib pajak, Bapenda berharap budaya membayar pajak tepat waktu semakin tumbuh di tengah masyarakat. (awi/but)






