Pamekasan (beritajatim.com) – Ribuan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Pamekasan, dipastikan siap mengawasi pelaksanaan pesta demokrasi, guna mewujudkan Pemilu 2024 berintegritas.
Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan, Sukma Umbara Tirta Firdaus pasca dikukuhkannya ribuan petugas PTPS di Aula PKP-RI Jl Kemuning, Pamekasan, Senin (22/1/2024) kemarin.
“Di Pamekasan, ada 2.448 PTPS yang akan bertugas hingga H+7 pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang. Jumlah itu disesuaikan dengan jumlah TPS yang tersebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan,” kata Sukma Umbara Tirta Firdaus, Selasa (22/1/2024).
Dengan komposisi tersebut, pihaknya sangat optimistis dapat merealisasikan pelaksanaan pemilu berintegritas. “Artinya dengan komposisi ini, tiap TPS akan ada satu orang pengawas,” ungkapnya.
Baca Juga: Bawaslu Pamekasan Hentikan Kasus Gus Miftah
Pasca dilantik, seluruh personel PTPS nantinya akan bertugas mengawasi proses pemilu, mulai dari pra, saat pelaksanan hingga pasca pelaksaan. “Misalnya memastikan DPT TPS sudah benar atau memenuhi syarat atau tidak,” jelasnya.
“Termasuk juga memastikan daftar undangan untuk hadir ke TPS pada saat pelaksanaan pemilu, apakah betul-betul sampai kepada calon pemilih atau tidak. Intinya mereka bertugas hingga H+7 pemungutan suara,” sambung Sukma Firdaus.
Namun untuk memastikan dan meningkatkan profesionalisme, seluruh PTPS nantinya akan digembleng melalui program Bimbingan Teknis (Bimtek) pengawasan, sekaligus dapat menjadi bekal saat mereka terjun ke lapangan.
“Artinya dalam waktu dekat, kami nantinya akan mengundang seluruh PTPS untuk mengikuti Bimtek, guna memberikan pemahaman mengenai tugas pokok yang akan dilakukan selama masa jabatan PTPS,” imbuhnya.
Baca Juga: Logistik Pemilu di Pamekasan Didistribusikan 7 Februari 2024
Tidak hanya itu, kayakinan lainnya dalam mewujudkan pemilu berintegritas juga tidak lepas dari antusiasme pendaftar yang berkeinginan untuk ikut serta sebagai pengawas pemilu.
Terlebih jumlah pendaftar sebagai calon PTPS mencapai angka sebanyak 2.637 orang, dari total kebutuhan sebanyak 2.448 orang sesuai dengan jumlah TPS di Pamekasan.
“Peminat PTPS ini tinggi, terlihat dari jumlah pelamar melebihi jumlah PTPS yang dibutuhkan di setiap Kecamatan. Misalnya di Kecamatan Kota butuhnya 252 orang, tapi yang melamar hampir menyentuh 300 orang,” pungkasnya.
Hanya saja dari total kebutuhan sebanyak 2.448 orang, sementara kuota terisi sebanyak 2.445 orang atau kurang 3 orang karena tiga PTPS tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat. [pin/ted]






