Mojokerto (beritajatim.com) – Batik ‘Sekar Ndaru’ sebagai icon Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto diperkenalkan dalam Program Desa Berdaya. Batik ‘Sekar Ndaru’ diharapkan bisa menjadi bagian dari sumber ekonomi warga Gondang dan icon dari Desa Berdaya di Kabupaten Mojokerto.
Hal tersebut disampaikan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat peluncuran icon batik ‘Sekar Ndaru’ di Balai Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Peluncuran Program Desa Berdaya dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur itu diluncurkan Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto.
“Alhamdulillah saat ini kita berada di Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto dengan Desa Berdaya Batik ‘Sekar Ndaru’ Gondang. Desa gondang menjadi salah satu dari 10 desa di Kabupaten Mojokerto yang mendapatkan Program Desa Berdaya dari Provinsi Jawa timur,” ungkapnya, Rabu (30/11/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”batik”]
Selain itu, Bupati menyebut Program Desa Berdaya yakni icon batik ‘Sekar Ndaru’ asal Gondang dinilai layak dan pantas untuk menjadi program berdaya. Hal ini lantaran batik ‘Sekar Ndaru’ merupakan produk asli dari hasil karya ibu-ibu dan remaja putri Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.
“Kita semuanya sudah melihat hasil dari mereka berproses untuk desa berdaya sekar ndaru gondang. Luar biasa, batik-batiknya pantas dan layak dikembangkan. Dengan adanya potensi batik ‘Sekar Ndaru’ ini, diharapkan pemerintah desa terus mendukung SDM yang ada, serta mengelola potensi batik tersebut melalui Bumdes untuk keberlanjutannya,” katanya.
Dengan adanya icon Desa Gondang, batik ‘Sekar Ndaru’, lanjut orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto tersebut, secara tidak langsung menuntut warga setempat untuk lebih meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Serta memanfaatkan potensi yang ada di Desa Gondang.
“Sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas pencapaian Desa Mandiri, pada tahun 2022 ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan berupa Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Program Desa Berdaya untuk 10 Desa Mandiri di Kabupaten Mojokerto. Masing-masing desa mendapatkan bantuan sebesar Rp100 juta,” jelasnya..
Bupati mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui DPMD Provinsi Jawa Timur. Program Desa Berdaya, lanjut Bupati, sejalan dengan program Pemkab Mojokerto karena pembangunan dari desa akan memberikan hasil yang signifikan dan tepat sasaran. [tin/kun]






