Gresik (beritajatim.com)- Batik khas Gresik seperti batik pamiluto, dan sisik bandeng promosinya terus digencarkan. Tidak hanya dikenal luas di Jawa Timur, Batik tersebut juga dikenalkan ke negara lain, atau go internasional dengan menggandeng perusahaan smelter asal Jepang yakni PT Smelting.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gresik, Nurul Haromaini Ali menuturkan, untuk meningkatkan kualitas batik khas Gresik. Pihaknya melakukan MoU dengan perusahaan smelter asal Jepang terkait pameran disana. “Kerjasama atau MoU ini sebagai bentuk kelanjutan dari program pengembangan batik khas Gresik,” tuturnya, Senin (22/4/2024).
Sebelumnya lanjut dia, tahun lalu Dekranasda mengundang para perajin batik untuk membuat batik khas ini yang mengandung unsur-unsur kebudayaan Kabupaten Gresik. “Setelah ditemukan motifnya, kami menggelar promosi batik tersebut melalui event, fashion show dan sebagainya. Tahun ini, melanjutkan promosi batik khas Gresik dengan menggelar seleksi duta batik Gresik sebelum berangkat ke Jepang,” ungkapnya.
Sementara, Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis PT Smelting, Irjuniawan P. Radjamin menyatakan kerja sama ini diharapkan dapat menambah rasa bangga warga Gresik dan pengerajin atas produk batik yang dihasilkan. “Sebelum lahir motif batik khas Gresik yang kami kembangkan dengan Dekranasda, belum ada batik khas Gresik yang diakui secara resmi,” paparnya.
Menurutnya, kerjasama ini juga diharapkan bisa meningkatkan produktivitas para perajin yang tergabung dalam Dekranasda Gresik. Pasalnya, melalui pelatihan yang digelar bersama antara Dekranasda dan PT Smelting bisa menambah kompetensi dan peningkatan mutu kerajinan masyarakat.
“Kami juga sering mengajak anggota Dekranasda Gresik untuk ikut pameran kerajinan baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional. Beberapa produk kerajinan daerah Gresik kami bawa ikut pameran internasional di Jepang,” pungkasnya. [dny/kun]






