Pasuruan (beritajatim.com) – Batik Fashion Streat yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) kembali digelar. Banyak rangkaian dalam pagelaran fashion batik Vol 2 yang diselenggarakan oleh PPLIPI.
Salah satu rangkaiannya yakni mulai dari lomba batik yang sudah digelar sebelumnya. Kemudian dilanjut dengan lomba fashion yang dilakukan oleh ratusan anak dari dalam maupun luar daerah Kabupaten Pasuruan.
“Banyak peserta yang mengikuti peserta fashion batiknya, mulai dari Pasuruan sendiri Sidoarjo, Malang, Probolinggo, sampai paling jauh di Jember. Kami pilih Tamandayu sendiri karena lokasinya sangat strategis dan Tamandayu juga sangat suport acara kita,” jelas Ketua PPLIPI Kabupaten Pasuruan, Wiwik Suryani, Minggu (27/10/2024).
Wiwik juga mengatakan bahwa gelaran kali ini lebih meriah dibandingkan sebelumnya. Pasalnya selain pesertanya yang semakin bertambah, PPLIPI juga menggandeng UMKM di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Selain itu, Wiwik juga mengatakan bahwa kegiatan kali ini selain melestarikan batik Indonesia, juga untuk melatih kepercayaan diri anak. Menurutnya anak harus dilatih sedari dini agar bisa terus mengembangkan bakatnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Pasuruan, Yudha Tri Widya Sasongko yang menghadiri kegiatan ini sangat mengapresiasi kegiatannya. Selain melestarikan kebudayaan, kegiatan ini juga bisa menumbuhkan perekonomian UMKM.
“Kali ini kita lihat banyak batik nasional juga, ini juga masuk dalam rangkaian hari batik nasional yang sudah ditetapkan UNESCO. Kegiatan ekonomi kreatif sebagai rangkaian yang diselenggarakan kali ini bisa kita suport sepenuhnya,” kata Yudha dalam sambutannya. (ada/but)







