Barcelona (beritajatim.com) – FC Barcelona dan Real Madrid saat ini memang sama-sama mengemas 60 poin di LaLiga. Tetapi, FCB memainkan satu laga lebih sedikit. Mereka berkesempatan untuk melebarkan jarak menjadi 63 poin saat melawan Osasuna pada Jumat (28/3) dini hari.
Laga yang akan dimainkan di Estadi Olimpic Lluis Companys itu seharusnya digelar 8 Maret lalu. Tetapi, ditunda lantaran dokter tim FCB Carles Miñarro Garcia meninggal dunia.
“Musim ini masih sangat panjang. Segala kemungkinan bisa terjadi dalam waktu yang cepat. Kami harus selalu fokus,” ujar entrenador FCB Hans-Dieter Flick dilansir Mundo Deportivo.
Pernyataan pelatih asal Jerman itu merujuk kepada timnya yang masih berpeluang di semua ajang. Selain LaLiga, FCB juga lolos perempat final Liga Champions dan semifinal Copa del Rey.
Jadwal superketat bisa jadi handicap utama FCB. Bagaimana tidak. Terhitung sejak melawan Osasuna, FCB menjalani 9 laga hanya dalam waktu 25 hari. Bahkan, laga kontra Girona FC pada jornada ke-29 dimainkan Minggu malam WIB (30/3) atau kurang dari 72 jam sejak melawan Osasuna.
Jika gagal menyiasati jadwal superketat di 9 laga ke depan, FCB bisa kehilangan gelar Liga Champions dan Copa del Rey. Sebab, second leg semifinal Copa del Rey kontra Atletico Madrid (3/4) dan dua leg perempat final Liga Champions melawan Borussia Dortmund (10/4 & 16/4) termasuk di dalamnya.
Momok lainnya yang dihadapi FCB di jadwal padat adalah ancaman badai cedera. Terutama bagi para pemain yang juga jadi pilar utama timnas masing-masing pada agenda internasional yang baru selesai. Sebut saja Lamine Yamal, Pedri, Raphinha, Ronald Araujo, dan Jules Kounde. (dio/but)
Perkiraan pemain:
Barcelona (4-3-3): 25-Szczesny (g); 23-Kounde, 4-Araujo, 5-Martinez, 3-Balde; 8-Pedri, 21-De Jong, 20-Olmo; 19-Yamal, 16-Fermin, 9-Lewandowski
Pelatih: Hans-Dieter Flick
Osasuna (4-3-3): 1-Herrera (g); 12-Areso, 24-Catena, 4-Garcia, 3-Cruz; 7-Moncayola, 8-Ibanez, 10-Oroz; 16-Gomez, 9-Raul, 17-Budimir
Pelatih: Vicente Moreno






